Navigate to:
29 Desember 2025 - Siaran Pers
IAI Salurkan Donasi Bencana ke Tiga Wilayah Sumatera sebagai Bagian dari Program CSR IAI
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menyalurkan donasi untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai bentuk kepedulian profesi akuntansi terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit. Inisiatif bantuan ini merupakan kelanjutan dari penggalangan donasi yang dimulai sejak peringatan HUT ke-68 IAI pada 3 Desember lalu, yang melibatkan pengurus IAI, IAI Wilayah, serta para pemangku kepentingan yang terpanggil untuk meringankan beban para penyintas bencana. Donasi yang berhasil dihimpun kemudian disalurkan langsung ke lapangan melalui IAI wilayah, didukung oleh para relawan, mahasiswa, serta jaringan mitra di daerah masing-masing.
Fokus penyaluran di Sumatera Barat dilakukan pada enam titik lokasi terdampak yang dinilai membutuhkan prioritas bantuan, yaitu Kelurahan Tabiang Banda Gadang di Kecamatan Nanggalo, Kelurahan Gunuang Nago Batu Busuak di Kecamatan Pauh, dua titik di Kabupaten Agam yakni Nagari/Desa Guguak Malalo dan Nagari Salareh Aia di Kecamatan Palembayan, serta Nagari Maninjau dan Nagari Malalak Timur. Ketua IAI Wilayah Sumatera Barat, Afridian Wirahadi Ahmad mengatakan, kegiatan di wilayah ini melibatkan 23 Himpunan Mahasiswa Akuntansi se-Sumatera Barat, yang membantu proses asesmen kebutuhan, koordinasi lapangan, hingga distribusi bantuan langsung kepada warga terdampak, sehingga memastikan bantuan sampai kepada pihak yang benar-benar membutuhkan.


Sementara itu, penyaluran bantuan di IAI Sumatera Utara dialokasikan khusus untuk Aceh Tamiang, mengingat kondisi daerah tersebut merupakan yang paling terdampak dan dinilai berada dalam situasi yang sangat memprihatinkan. Menurut Ketua IAI Wilayah Sumatera Utara, Prof. Erlina, meskipun berada di provinsi Aceh, wilayah Aceh Tamiang lebih mudah dijangkau dari Medan, Sumatera Utara. Sehingga arah kebijakan penyaluran terfokus ini dipilih agar dukungan logistik dan kebutuhan dasar dapat menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan dalam waktu yang lebih cepat dan terkoordinasi. Bantuan yang disalurkan terdiri dari genset listrik, perlengkapan tenda, paket sembako dan obat-obatan.


Sejalan dengan berakhirnya masa tanggap darurat pada 8 Januari 2026, IAI Wilayah Aceh akan melakukan proses penyaluran secara terstruktur melalui kerja sama resmi dengan berbagai universitas dan perguruan tinggi di Aceh, khususnya Universitas Syiah Kuala, Universitas Malikussaleh, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Universitas Samudra Langsa, serta Universitas Teuku Umar. Pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon), IAI Aceh direncanakan turun langsung ke lokasi pada minggu ketiga atau keempat Januari 2026 melalui kegiatan pengabdian masyarakat bersama perguruan tinggi yang berafiliasi dengan IAI Wilayah Aceh. Menurut Ketua IAI Wilayah Aceh, Fazli Syam, saat ini IAI Wilayah Aceh baru secara simbolis menyerahkan bantuan kepada mahasiswa terdampak, khususnya mahasiswa program studi akuntansi yang berafiliasi dengan IAI Wilayah Aceh serta anggota IAI Muda Wilayah Aceh, sebelum distribusi penuh dilakukan setelah fase tanggap darurat selesai.

Inisiasi pengumpulan donasi bencana Sumatera yang telah dimulai sejak 3 Desember lalu, hingga 29 Desember 2025 berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp245.890.442, yang berasal dari sumbangan pengurus IAI dan IAI wilayah, anggota IAI, serta para pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia. Ketua Dewan Pengurus Nasional IAI, Ardan Adiperdana menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar respons sesaat, tetapi bagian dari komitmen sosial yang terus dijalankan melalui program tanggung jawab sosial organisasi (CSR) yang dilaksanakan setiap tahun. Melalui aksi kemanusiaan ini, IAI berharap kehadiran profesi akuntansi dapat memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat, mempercepat pemulihan di wilayah terdampak, dan memperkuat solidaritas lintas daerah dalam menghadapi situasi bencana. Dengan dukungan banyak pihak, IAI meyakini bahwa langkah ini menjadi kontribusi nyata bagi proses bangkitnya kembali masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Lampiran Donasi Bencana Sumatera
Tentang IAI
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) adalah organisasi profesi akuntan yang menaungi seluruh akuntan di Indonesia yang tersebar di 34 provinsi. IAI merupakan anggota dan pendiri International Federation of Accountants (IFAC) dan ASEAN Federation of Accountants (AFA), serta associate member of Chartered Accountants Worldwide (CAW).
Untuk menjaga integritas dan profesionalisme akuntan Indonesia, IAI menerbitkan Kode Etik Akuntan Indonesia. Sebagai standard setter, IAI menyusun dan menetapkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK), serta Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK) yang berlaku di Indonesia.
Informasi lebih lanjut tentang IAI, kunjungi www.iaiglobal.or.id, atau email ke iai-info@iaiglobal.or.id
WA Official IAI: +628 111 055 141