Navigate to:
06 Agustus 2026 - Siaran Pers

Bangkok, Thailand, 5 Agustus 2026 – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) terus memperkuat daya saing Kantor Jasa Akuntan (KJA) Indonesia di tingkat regional melalui pengembangan jejaring internasional dan kolaborasi lintas negara. Komitmen tersebut diwujudkan melalui KJA Gathering 2026 yang diselenggarakan oleh Kompartemen Akuntan Kantor Jasa Akuntan (KAKJA) IAI di Bangkok, Thailand, pada 3–5 Agustus 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang mewakili 24 Kantor Jasa Akuntan dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi ajang peningkatan kapasitas profesional, KJA Gathering 2026 dirancang sebagai platform business networking untuk memperluas kemitraan internasional, memperkuat kolaborasi antarkantor jasa akuntan, serta membuka peluang pengembangan layanan profesional di kawasan ASEAN.
Agenda utama kegiatan adalah Business Connection Meeting bersama Thailand Federation of Accounting Professions (TFAC) yang secara resmi dibuka oleh President TFAC, Winid Silamongkol. Pertemuan tersebut mempertemukan delegasi IAI dengan pimpinan TFAC dan kantor akuntan di Thailand untuk bertukar pengalaman mengenai perkembangan profesi, membahas tantangan industri jasa akuntansi, sekaligus mengeksplorasi peluang kerja sama strategis antara kedua negara.
Delegasi Indonesia dipimpin oleh Ardan Adiperdana, Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) IAI sekaligus Presiden ASEAN Federation of Accountants (AFA), didampingi Susan Sutedjo, Ketua Kompartemen Akuntan Kantor Jasa Akuntan (KAKJA) IAI. Dalam sambutannya, Ardan menegaskan bahwa integrasi ekonomi ASEAN harus diikuti dengan semakin eratnya kolaborasi profesi akuntan. "Saya yakin ASEAN merupakan kawasan ekonomi yang kuat dan semakin terintegrasi. Melalui kerangka ASEAN CPA, saya mendorong setiap Chartered Accountant dan setiap kantor akuntan untuk memperkuat kolaborasi regional, memperluas jaringan profesional, serta berbagi pengetahuan dan pengalaman," ujar Ardan.
Sementara itu, Susan Sutedjo menekankan bahwa KJA Gathering 2026 merupakan langkah strategis KAKJA IAI dalam memperluas jejaring internasional sekaligus meningkatkan daya saing KJA Indonesia. "Kunjungan ini merupakan milestone penting dalam perjalanan KAKJA menuju kerja sama internasional. Sebagai Chartered Accountant, kami berupaya see beyond the numbers—melihat lebih dari sekadar angka dan menghadirkan nilai tambah lintas batas negara. Melalui kegiatan ini, kami belajar dari praktik terbaik di Thailand, membangun jejaring profesional yang lebih kuat, serta mengeksplorasi berbagai peluang kolaborasi antara KJA Indonesia dan kantor akuntan di Thailand," ujar Susan.
Dalam pertemuan tersebut, IAI juga memaparkan perkembangan profesi KJA di Indonesia, termasuk kerangka regulasi yang mendukung kolaborasi internasional. Salah satunya adalah Peraturan Menteri Keuangan Nomor 216/PMK.01/2017 tentang Akuntan Beregister, yang memberikan peluang bagi KJA Indonesia untuk menjalin afiliasi dengan kantor akuntan asing setelah memperoleh persetujuan Menteri Keuangan. Regulasi tersebut memberikan kepastian hukum sekaligus menjadi landasan bagi pengembangan kemitraan profesional lintas negara.

Sejalan dengan kerangka regulasi tersebut, IAI menawarkan berbagai bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan antara KJA Indonesia dan kantor akuntan di Thailand, antara lain afiliasi kantor akuntan, keanggotaan dalam asosiasi maupun international network, shared branding sesuai ketentuan masing-masing negara, cross-border client referral, joint professional services, serta knowledge sharing di bidang transformasi digital, sistem manajemen mutu, dan pengembangan Small and Medium Practices (SMP).
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, para peserta juga mengunjungi BizzWings, salah satu kantor akuntan di Thailand, untuk mempelajari praktik penyelenggaraan jasa akuntansi, advisory, dan pengelolaan kantor akuntan. Kunjungan tersebut memberikan wawasan mengenai inovasi layanan profesional, penerapan teknologi, serta strategi pengembangan bisnis yang relevan bagi KJA Indonesia.
TFAC turut memaparkan perkembangan profesi akuntan di Thailand, mulai dari kerangka regulasi, dinamika pasar jasa akuntansi, implementasi sistem manajemen mutu, hingga strategi pengembangan Small and Medium Practices. Diskusi juga membahas berbagai peluang kolaborasi, termasuk network affiliation, partnership model, serta dukungan bagi perusahaan yang melakukan ekspansi bisnis di kawasan ASEAN.
Selain memperkuat hubungan dengan profesi akuntan di Thailand, KJA Gathering 2026 juga menjadi forum strategis bagi para partner KJA dari berbagai provinsi di Indonesia untuk membangun jejaring nasional, berbagi pengalaman, dan menjajaki kolaborasi bisnis antarkantor. Sinergi tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi terbentuknya ekosistem KJA Indonesia yang semakin kuat, kompetitif, dan siap mendukung kebutuhan dunia usaha yang semakin terhubung secara global.
Melalui KJA Gathering 2026, IAI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi Kantor Jasa Akuntan Indonesia agar mampu berperan sebagai mitra strategis dunia usaha, memperluas layanan profesional di tingkat regional, serta meningkatkan kontribusi profesi akuntan Indonesia dalam mendukung integrasi ekonomi ASEAN.
Tentang IAI
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) adalah organisasi profesi akuntan yang menaungi seluruh akuntan di Indonesia yang tersebar di 34 provinsi. IAI merupakan anggota dan pendiri International Federation of Accountants (IFAC) dan ASEAN Federation of Accountants (AFA), serta associate member Chartered Accountants Worldwide (CAW).
Untuk menjaga integritas dan profesionalisme akuntan Indonesia, IAI menerbitkan Kode Etik Akuntan Indonesia. Sebagai standard setter, IAI menyusun dan menetapkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia.
Informasi lebih lanjut tentang IAI, kunjungi www.iaiglobal.or.id, atau email ke iai-info@iaiglobal.or.id
WA Official IAI: +628 111 055 141