Navigate to:
04 Desember 2025 - Siaran Pers

Jakarta, 3 Desember 2025 – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa trust dan accountability adalah fondasi yang akan menentukan ketahanan dan arah masa depan perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian global. Pernyataan ini disampaikan dalam pembukaan Seminar International dalam rangka HUT ke-68 Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) di Jakarta, hari ini.
Dalam paparannya, Menko Airlangga menekankan bahwa Indonesia tetap menunjukkan resilience meskipun dunia menghadapi tekanan geopolitik, fragmentasi rantai pasok, volatilitas pasar, perkembangan AI, dan risiko iklim. Menko menyoroti sejumlah indikator yang menunjukkan kuatnya fundamental ekonomi nasional, seperti Manufacturing Purchasing Managers’ Index (PMI) yang mencapai 53,3 pada November 2025, indeks kepercayaan konsumen yang terus menguat, serta peningkatan konsumsi domestik dan penjualan kendaraan bermotor.
Pemerintah, menurut Menko, menetapkan delapan agenda prioritas pada 2026, mencakup ketahanan pangan, ketahanan energi, transisi hijau, diplomasi ekonomi, digitalisasi, pengembangan SDM, serta penguatan ekosistem UMKM dan industri manufaktur. Kredibilitas kebijakan fiskal juga menjadi prioritas melalui peningkatan kualitas belanja, optimalisasi penerimaan negara, serta pengembangan pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan.
Di tengah ekonomi digital yang berkembang pesat, Menko Airlangga menekankan kebutuhan percepatan literasi digital, perluasan inklusi keuangan, dan penguatan sistem pembayaran nasional. Ia juga mengapresiasi upaya yang telah berjalan, seperti digital talent development, perluasan pembayaran digital, serta upaya untuk mendorong produktivitas UMKM dan hilirisasi industri. “Realisasi investasi hingga kuartal ketiga 2025 tercatat Rp 1.434,3 triliun dan menyerap hampir 2 juta tenaga kerja, dengan pertumbuhan investasi hilirisasi mencapai 58,1% (yoy) sebagai bukti nyata transformasi ekonomi yang sedang berlangsung,” ujarnya.
Dalam konteks tata kelola dan pelaporan, Menko menegaskan bahwa profesi akuntansi adalah pilar kepercayaan publik dan bagian integral dari pengambilan keputusan yang berkualitas. Laporan keuangan dan keberlanjutan yang kredibel menjadi penentu kepercayaan investor, transparansi korporasi, dan efektivitas manajemen risiko, yang seluruhnya krusial bagi agenda pertumbuhan jangka panjang Indonesia. Airlangga juga menekankan bahwa kualitas pelaporan non-keuangan semakin penting dalam memastikan dampak sosial dan lingkungan yang terukur dan dapat dipercaya.
Momentum seminar ini sekaligus menandai peringatan HUT ke-68 IAI, organisasi profesi yang telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun tata kelola yang kuat dan transparansi ekonomi nasional. Melalui IFAC Connect Asia Pacific 2025, berbagai pemimpin akuntansi regional membahas masa depan pelaporan, governance, keberlanjutan, dan kompetensi profesi di era digital.
Ketua Dewan Pengurus Nasional IAI Ardan Adiperdana menyampaikan bahwa kerja sama erat antara pemerintah, dunia usaha, dan profesi akuntansi sangat penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Beliau menambahkan bahwa IAI berkomitmen untuk terus memperkuat standar, kompetensi, dan integritas profesi agar mampu menjawab tantangan kompleks di tingkat nasional maupun global.
Dengan kepercayaan sebagai modal utama dan akuntabilitas sebagai pedoman tindakan, Indonesia menegaskan perannya dalam memimpin transformasi ekonomi dan tata kelola yang berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik.
Tentang IAI
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) adalah organisasi profesi akuntan yang menaungi seluruh akuntan di Indonesia yang tersebar di 34 provinsi. IAI merupakan anggota dan pendiri International Federation of Accountants (IFAC) dan ASEAN Federation of Accountants (AFA), serta associate member Chartered Accountants Worldwide (CAW).
Untuk menjaga integritas dan profesionalisme akuntan Indonesia, IAI menerbitkan Kode Etik Akuntan Indonesia. Sebagai standard setter, IAI menyusun dan menetapkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia.
Informasi lebih lanjut tentang IAI, kunjungi www.iaiglobal.or.id, atau email ke iai-info@iaiglobal.or.id
WA Official IAI: +628 111 055 141