Page 320 - Jejak dan Suara Akuntan - Ikatan Akuntan Indonesia
P. 320

Jejak dan Suara Akuntan                                                                                                                                                     Bagian-6



           53.  Penguasaan  PSAK  Syariah  dan  Harmonisasi  dengan  Maqāsid  al-
               Sharī‘ah
               Isu  strategis  muncul  dari  kompleksitas  penerapan  PSAK  Syariah  pada  transaksi  yang
               berkarakter  f qh  muamalah  sepert   murābahah,  mudhārabah,  ist shna’,  atau  wakaf.
               Dokumen menunjukkan bahwa akuntan syariah memikul tugas menjembatani prinsip-
               prinsip  syariah  (larangan  riba,  pembagian  risiko,  keadilan)  dengan  sistem  akuntansi
               kontemporer. Harmonisasi ini memerlukan kompetensi teknis yang kuat agar pengukuran dan
               penyajian laporan benar-benar meref eksikan substansi syariah. Tantangan ini mendorong
               pent ngnya pembaruan kurikulum dan pembelajaran berkelanjutan dalam ekosistem syariah.

           54.  Kompetensi dan Sertifikasi sebagai Pilar Penguatan SDM Syariah
               Pertumbuhan industri keuangan syariah menuntut SDM yang terstandarisasi. Dokumen
               IAI  menggarisbawahi  pent ngnya  Ujian  Sert f kasi  Akuntansi  Syariah  (USAS)  sebagai
               instrumen strategis peningkatan kompetensi berbasis t ga level (elementary, intermediate,
                   DOKUMEN
               advanced).  Sert f kasi  ini  diarahkan  untuk  menjawab  dinamika  dan  tantangan  industri
               syariah nasional, memast kan akuntan mampu menyusun laporan transaksi syariah secara                    DOKUMEN
               akurat dan sesuai standar. USAS ditempatkan sebagai strategi nasional penguatan kualitas
               SDM syariah dalam ekosistem keuangan Indonesia.

           55.  Penguatan  Tata  Kelola  Lembaga  Syariah  Berbasis  Akuntabilitas
               ZISWAF                      IAI                                                                                                IAI
               Tantangan  konsistensi  akuntabilitas  ZISWAF  muncul  karena  variasi  kualitas  pelaporan,
               kapasitas SDM lembaga sosial, dan tuntutan transparansi publik. Dokumen menegaskan
               bahwa akuntansi syariah berfungsi sebagai alat moral–sosial yang memast kan distribusi
               dana  tepat  sasaran  dan  dapat  diverif kasi  publik.  Laporan  yang  adil  dan  transparan
               menjadi  jembatan  kepercayaan  serta  memast kan  legit masi  lembaga  syariah  di  mata
               masyarakat. Dengan peran ini, akuntan syariah menjadi pengawal integritas dan kualitas
               tata kelola lembaga syariah nasional.

           56.  Integrasi Teknologi untuk Pelaporan dan Pengawasan yang Lebih
               Andal
               Modernisasi  industri  syariah  mendorong  kebutuhan  pemanfaatan  teknologi  sepert 
               data  analyt cs,  digital  report ng,  dan  sistem  informasi  syariah.  Tantangan  muncul
               karena adopsi teknologi belum merata sementara kebutuhan ef siensi dan transparansi
               meningkat. Dokumen menegaskan bahwa teknologi berperan memperkuat validasi data,
               mempercepat  proses  pelaporan,  dan  meningkatkan  kemampuan  pengawasan.  Namun
               keputusan profesional tetap harus dibingkai oleh maqāṣid syariah sebagai kompas et ka
               sehingga teknologi menjadi alat, bukan penggant  nilai.







           282           Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak       Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  283
   315   316   317   318   319   320   321   322   323   324   325