Page 59 - Buku Panduan Zakat Perusahaan
P. 59
Zakat Perusahaan - Konsep dan Metode Perhitungan
Kertas Kerja Perhitungan Zakat
PT PQR
Tanggal Haul yang Berakhir pada: 31/12/2020
Pengaturan Zakat Perusahaan PMA No. 52/2014, BAZNAS, dan AAOIFI
Pendekatan Neraca
(Dalam Ribuan Rupiah)
Deskripsi Jumlah Parsial Jumlah Total
IAI WEB VERSION
- Beban dibayar di muka 1,714,000
- Uang muka lancar 7,400,000
Total 1.505.868.000
B. Liabilitas Jangka Pendek
- Utang bank (3,327,000)
- Utang usaha – pihak ketiga (255,487,000)
- Utang lain-lain – pihak ketiga (43,001,000)
- Utang lain-lain – pihak berelasi (107,500)
- Utang pajak (70,864,000)
- Beban masih harus dibayar (47,550,000)
- Pendapatan diterima di muka (1,236,000)
- Uang muka penjualan (4,692,000)
- Obligasi jatuh tempo (199,863,000)
Total (626.127.500)
C. Takaran Aset Zakat 879.740.500
D. Nisab Zakat (85 gram emas)*
E. Tarif Zakat (2,5% atau 2,575%)
F. Jumlah Zakat: 2,575% x Takaran aset zakat 22.653.318
Berdasarkan Tabel 4.5 diketahui bahwa hasil perhitungan zakat pada PT
PQR berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2020 adalah sebesar
Rp22.653.318.000. Perhitungan ini mengacu pada pengaturan perhitungan
yang dikeluarkan oleh PMA No. 52/2014, BAZNAS, dan AAOIFI dengan
rumus perhitungan: (aset lancar – liabilitas jangka pendek) x 2,575%.
Sedangkan jika objek zakat perusahaan nonjasa adalah sektor nonjasa dengan
pendekatan neraca dalam posisi minus, pendekatan neraca dalam posisi
minus, maka dapat menggunakan perhitungan zakat dengan pendekatan
laba bersih. Berikut ilustrasi perhitungan zakat PT PQR jika menggunakan
perhitungan dengan pendekatan laba bersih:
IKATAN AKUNTAN INDONESIA 49

