Page 230 - Modul CA - Manajemen Perpajakan
P. 230

Lembar Jawaban



                      Esai

                      Soal 1.

                      Capital expenditure adalah pengeluaran untuk memperoleh atau menambah nilai aset tetap
                      yang memberikan manfaat lebih dari satu periode, dikapitalisasi sebagai aset.  Revenue
                      expenditure adalah pengeluaran yang manfaatnya hanya satu periode dan langsung diakui
                      sebagai beban. Dalam perpajakan,  capital expenditure harus disusutkan atau diamortisasi,
                      sedangkan revenue expenditure dapat dibebankan langsung.


                      Soal 2.
                       IAI WEB VERSION
                      Metode garis lurus menghasilkan beban penyusutan yang sama setiap tahun, sehingga laba
                      dan pajak stabil. Metode saldo menurun menghasilkan beban penyusutan besar di awal,
                      menurunkan laba dan beban pajak awal, tetapi meningkatkan laba dan pajak di tahun-tahun
                      berikutnya.


                      BAB 10.

                      Pilihan Ganda

                      1.  B
                      2.  B
                      3.  A
                      4.  B
                      5.  A
                      6.  C
                      7.  A
                      8.  A
                      9.  B
                      10.  B

                      Esai

                      Soal 1.

                      Pengusaha wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP jika melakukan
                      penyerahan BKP/JKP dengan peredaran bruto lebih dari Rp4,8 miliar per tahun. Pengukuhan
                      dilakukan di KPP sesuai lokasi usaha. Prosedur meliputi pengajuan permohonan, melampirkan
                      data identitas, NPWP, dan dokumen legalitas usaha. Dasar hukumnya adalah Pasal 2 ayat (2)
                      UU KUP dan PMK 164/PMK.03/2023.


                      Soal 2.
                      Pengendalian faktur pajak keluaran membantu perusahaan memastikan penerbitan tepat waktu
                      agar tidak terkena sanksi administrasi Pasal 14 ayat (4) UU KUP. Selain itu, pengendalian ini
                      menjaga keseimbangan cashflow karena perusahaan tidak harus menyetor PPN lebih awal
                      sebelum pembayaran diterima dari pelanggan. Pengendalian internal juga mencegah kesalahan
                      dalam pembuatan, pembetulan, dan pembatalan faktur pajak.








                      Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak        221
   225   226   227   228   229   230   231   232   233