Page 415 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 415

KUNCI JAWABAN




                   2.   a.  Indikator nilai arus kas Indikator nilai arus kas dari aktivitas operasi entitas jauh lebih
                           rendah dibandingkan dengan nilai laba bersih dapat mengindikasikan potensi kualitas
                           laba yang dipertanyakan atau pengeluaran untuk modal kerja terlalu tinggi.

                       b.  Indikator bahwa entitas lalai untuk mengungkapkan rincian arus kas dari aktivitas
                           operasi dapat mengindikasikan bahwa entitas kemungkinan berusaha untuk
                           menyembunyikan sumber dari masalah arus kas operasi.

                       c.  Indikator bahwa penerimaan kas entitas sebagian besar berasal dari penjualan aset,
                           pinjaman, atau tambahan modal dapat menjadi tanda-tanda kelemahan entitas,
                           khususnya apabila penerimaan kas hanya berasal dari penjualan aset, pinjaman, atau
                           tambahan modal.
                       IAI WEB VERSION

                   BAB 15 PELAPORAN TERINTEGRASI

                   Pilihan Ganda

                   1.  D.   Regulasi di Indonesia (UU PT, PP No.47/2012, POJK No. 26/2016, SEOJK No.30/2016,
                           dan POJK No.51/2017) mewajibkan Perseroan  Terbatas, Lembaga Jasa Keuangan,
                           Emiten,  dan Perusahaan Publik untuk  mengungkapkan informasi tanggung jawab
                           sosial dan lingkungan.  Tidak ada regulasi yang mewajibkan perusahaan berbadan
                           hukum persekutuan untuk melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan
                   2.  C.   (1) Prepare; (2) Connect; (3) Define; (4) Monitor; dan (5) Report
                   3.  C.   (1) stakeholder inclusiveness; (2) sustainable context; (3) materiality; dan (4) completeness
                   4.  A.   (1) accuracy; (2) balance; (3) clarity; (4) comparability; (5) reliability; dan (6) timeliness

                   5.  B.   Balance. PT X melakukan pengungkapan sedemikian rupa sehingga berita negatif
                           pencemaran yang dilakukannya walaupun tetap diungkapkan namun pengungkapan
                           bersifat  terbatas  dan  tertutup  oleh uraian rencana manajemen risiko kedepan. Hal
                           ini tidak sesuai dengan prinsip balance
                   6.  A.   Pilihan A tepat karena pilihan opsi “core” dan “comprehensive” tidak dipengaruhi oleh
                           jenis perusahaan, ukuran perusahaan, dan sejenisnya. Penentuan opsi didasarkan
                           pada stakeholder inclusiveness dan cost-benefit analysis
                   7.  D.   Komponen pengungkapan umum: profil organisasi, strategi, etika dan integritas, tata
                           kelola, stakeholder engagement, dan profil laporan
                   8.  D.   Pilihan D tepat, laporan keberlanjutan, laporan keuangan, dll, adalah sumber informasi
                           untuk menyusun laporan terintegrasi
                   9.  B.   Tiga  prinsip  khas  pelaoran  teringterasi:  fokus  strategi  dan orientasi masa  depan,
                           konektivitas informasi, dan keringkasan
                   10.  D.   Elemen isi laporan terintegrasi: (1) ikhtisar tentang organisasi dan lingkungan
                           eksternalnya; (2) tata kelola; (3) model bisnis; (4) risiko dan peluang; (5) strategi dan
                           alokasi sumber daya; (6) kinerja; (7) outlook; dan (8) dasar-dasar penyajian

















 406  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  407
   410   411   412   413   414   415   416