Page 400 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 400
PELAPORAN KORPORAT
Esai
1. Prinsip transparansi dan pengungkapan penting dalam mewujudkan tata kelola korporat
yang baik, karena:
• Transparansi dan pengungkapan mengurai informasi asimetris antara manajemen dan
pemangku kepentingan, sehingga pemangku kepentingan dapat lebih efektif dalam
melakukan pengawasan, termasuk diantara melakukan market control
• Transparansi dan pengungkapan informasi akan mengarahkan manajemen untuk
bertindak lebih berhati-hati dan profesional dalam konteks kepentingan perusahaan
dan pemangku kepentingan karena dampak dari perilakunya akan diungkapkan
kepada publik
8. DIAI WEB VERSION
2. Peran komite audit dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan perusahaan adalah:
• Memastikan perusahaan menerapkan standar akuntansi keuangan yang berlaku
• Memastikan SOP pelaporan keuangan dan pengendalian internal atas pelaporan
keuangan berjalan dengan benar
• Memastikan perusahaan memiliki sistem informasi pelaporan keuangan yang
mendukung
• Memastikan SDM di bidang akuntansi dan keuangan memiliki kompetensi yang tinggi
dan jumlah yang memadai
• Memastikan struktur dan mekanisme pengawasan dari audit internal berjalan dengan
efektif
• Memilih KAP yang independen dan kompeten
• Mengawasi kinerja KAP dan tindak lanjut rekomendasi KAP
BAB 3 – PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN
Pilihan Ganda
1. C
2. C
3. C
4. A
5. B
6. D
7. D
9. D
10. C
Esai
1. Laba per saham (LPS)
a. LPS Dilusian adalah Nilai LPS yang memiliki potensi terdilusi. LPS akan memiliki
potensi terdilusi apabila perusahaan memiliki efek yang berpotensi saham seperti
opsi, waran, obligasi konversi, dll.
b. Opsi, waran, obligasi konversi, saham preferen yang dapat dikonversikan menjadi
saham biasa, dividen saham.
392 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 393

