Page 30 - Sistem Informasi dan Pengendalian (2 Maret 2026)
P. 30
SISTEM INFORMASI
SISTEM INFORMASI
DAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSIAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSI
D BAB 2: DATA DAN SISTEM INFORMASI
No. Jenis Data Penjelasan
1. Tanggal dan waktu Waktu transaksi terjadi, untuk keperluan pencatatan dan
pengendalian.
2. Petugas penjualan Karyawan yang membantu konsumen saat penjualan.
3. Petugas administrasi Karyawan yang memproses dokumen/invoice.
4. Kasir Orang yang menerima dan memproses pembayaran.
5. Jenis barang Item yang dibeli pelanggan.
6. Jumlah barang Banyaknya unit barang yang dijual per item.
7. Harga jual & harga pokok Untuk menghitung margin dan laba kotor.
IAI WEB VERSION
8. Total penjualan Harga akhir transaksi.
9. Permintaan pengiriman Jadwal, metode, dan lokasi pengiriman.
10. Data pelanggan (kredit) Nama, alamat penagihan, dan pengiriman jika penjualan dilakukan
secara kredit.
Kebanyakan perusahaan-perusahaan menggunakan kertas sebagai dokumen sumber yang
digunakan untuk mencatat data-data aktivitas bisnisnya, baru kemudian data tersebut
dipindahkan ke dalam komputer, yang dapat menggunakan format tampilan sama dengan
yang dalam dokumen.
Perusahaan dapat juga mengunakan turnaround documents yang merupakan dokumen yang
diedarkan kepada pihak eksternal yang kemudian menambahkan data ke dalam dokumen
dan ketika dokumen kembali ke dalam perusahaan, dokumen tersebut menjadi dokumen
yang digunakan oleh perusahaan untuk merekam data.
Otomasi sumber data, sumber data dapat diotomasi misalnya dengan menggunakan barcode
ataupun penggunaan atm, dimana pihak bank tidak harus memasukkan kembali data-data
yang sudah dimasukkan oleh nasabah.
Selain itu tak kalah penting, data yang direkam haruslah data yang valid sesuai kebijakan
perusahan dan aturan yang berlaku serta direkam dengan lengkap tanpa ada fakta penting
yang relevan namun terlupakan.
2.1.2 Penyimpanan data
Data perusahaan merupakan salah satu aset strategis yang sangat berharga. Namun demikian,
ketersediaan data semata tidak cukup untuk memberikan nilai tambah atau meningkatkan
keunggulan kompetitif perusahaan. Agar data benar-benar bermanfaat, perusahaan harus
mampu mengakses dan memanfaatkannya secara cepat, tepat, dan efisien.
Dalam konteks sistem informasi akuntansi, data disusun dan dikelompokkan secara terstruktur
untuk mempermudah proses pencarian kembali (retrieval) serta mendukung pengambilan
keputusan manajerial. Data tersebut dapat disimpan dalam bentuk ledger (buku besar) maupun
subsidiary ledger (buku besar pembantu). Keduanya saling terhubung melalui control account,
yang berfungsi menjaga konsistensi dan keakuratan data di seluruh sistem.
22 Hak Cipta Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 23
22
Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak

