Page 33 - Sistem Informasi dan Pengendalian - Ikatan Akuntan Indonesia
P. 33

SISTEM INFORMASI
                 DAN PENGENDALIAN INTERNAL                                                                                                                                                            BAB 2: DATA DAN SISTEM INFORMASI



                 •   Transaction file, yaitu file dinamis yang merekam aktivitas operasional sehari-hari, seperti
                     transaksi penjualan atau pembayaran.

                 Kombinasi antara master file dan transaction file yang tersimpan dan saling terintegrasi dalam
                 satu sistem disebut sebagai database, yang menjadi inti dari penyimpanan dan pengelolaan
                 informasi dalam sistem informasi akuntansi modern.
                 2.1.3  Data Processing


                 Setelah data direkam kedalam sistem, maka perusahaan harus melakukan pemrosesan data
                 agar database tetap mutakhir proses tersebut adalah creating, reading, updating dan deleting
                 (CRUD).
                     IAI WEB VERSION
                 1.  Creating, adalah proses pembuatan record baru, seperti merekam data karyawan baru.
                 2.  Reading, adalah proses mengambil atau membaca data sebelum disimpan.
                 3.  Updating, adalah proses pemutakhiran data sesuai dengan  kegiatan aktivitias bisnis,
                     misalnya mengubah nilai  account receivable sesuai dengan pembayarn dilakukan oleh
                     pelanggan.
                 4.  Deleting, adalah menghapus data sesuai dengan kebijakan penghapusan data yang
                     ditetapkan oleh perusahaan.
                 Pemrosesan dapat dilakukan secara  batch, ataupun  real time, atau dikombinasikan dengan
                 online batch processing.

                 Batch Processing adalah metode pemrosesan data di mana transaksi atau data dikumpulkan
                 terlebih dahulu dalam jumlah banyak, lalu diproses secara sekaligus (batch) pada waktu
                 tertentu yang telah dijadwalkan.
                 •   Ciri-ciri:
                     •   Input data tidak dilakukan secara langsung saat transaksi terjadi.
                     •   Proses eksekusi dilakukan berkala, misalnya setiap malam atau setiap akhir bulan.
                     •   Tidak ada umpan balik (feedback) langsung kepada pengguna.
                     •   Umum digunakan untuk proses volume besar yang tidak memerlukan respon langsung.
                 •   Contoh:
                     •   Proses penggajian bulanan.
                     •   Posting jurnal akuntansi dari transaksi harian.
                     •   Pemrosesan faktur masal mingguan.

                 Online Batch Processing adalah metode di mana data diinput secara  online dan langsung
                 tersimpan ke dalam sistem, namun pemrosesannya dilakukan kemudian dalam bentuk batch
                 pada waktu yang telah ditentukan.

                 •   Ciri-ciri:
                     •   Input data dilakukan langsung oleh pengguna melalui sistem online.
                     •   Proses pengolahan data (perhitungan, posting, validasi) tertunda dan dilakukan batch
                        pada waktu tertentu (misalnya malam hari).
                     •   Tidak memberikan output atau hasil secara langsung kepada pengguna setelah input.

                 •   Contoh:
                     •   Pengajuan lembur yang diinput setiap hari, tetapi dihitung dan diproses pada akhir
                        minggu.





                 24                    Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak                Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak        25
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38