Page 31 - Sistem Informasi dan Pengendalian - Ikatan Akuntan Indonesia
P. 31

SISTEM INFORMASI
                 SISTEM INFORMASI
                 DAN PENGENDALIAN INTERNALAN PENGENDALIAN INTERNAL
                 D                                                                                                                                                                                    BAB 2: DATA DAN SISTEM INFORMASI


                  No.         Jenis Data                                  Penjelasan
                   1.  Tanggal dan waktu        Waktu transaksi terjadi, untuk keperluan pencatatan dan
                                                pengendalian.
                  2.  Petugas penjualan         Karyawan yang membantu konsumen saat penjualan.
                  3.  Petugas administrasi      Karyawan yang memproses dokumen/invoice.
                  4.  Kasir                     Orang yang menerima dan memproses pembayaran.

                  5.  Jenis barang              Item yang dibeli pelanggan.
                  6.  Jumlah barang             Banyaknya unit barang yang dijual per item.
                  7.  Harga jual & harga pokok  Untuk menghitung margin dan laba kotor.
                     IAI WEB VERSION
                  8.  Total penjualan           Harga akhir transaksi.

                  9.  Permintaan pengiriman     Jadwal, metode, dan lokasi pengiriman.
                  10.  Data pelanggan (kredit)  Nama, alamat penagihan, dan pengiriman jika penjualan dilakukan
                                                secara kredit.


                 Kebanyakan  perusahaan-perusahaan  menggunakan  kertas  sebagai  dokumen  sumber  yang
                 digunakan untuk mencatat data-data aktivitas bisnisnya, baru kemudian data tersebut
                 dipindahkan ke dalam komputer, yang dapat menggunakan format tampilan sama dengan
                 yang dalam dokumen.


                 Perusahaan dapat juga mengunakan turnaround documents yang merupakan dokumen yang
                 diedarkan kepada pihak eksternal yang kemudian menambahkan data ke dalam dokumen
                 dan ketika dokumen kembali ke dalam perusahaan, dokumen tersebut menjadi dokumen
                 yang digunakan oleh perusahaan untuk merekam data.

                 Otomasi sumber data, sumber data dapat diotomasi misalnya dengan menggunakan barcode
                 ataupun penggunaan atm, dimana pihak bank tidak harus memasukkan kembali data-data
                 yang sudah dimasukkan oleh nasabah.


                 Selain itu tak kalah penting, data yang direkam haruslah data yang valid sesuai kebijakan
                 perusahan dan aturan yang berlaku serta direkam dengan lengkap tanpa ada fakta penting
                 yang relevan namun terlupakan.

                 2.1.2  Penyimpanan data

                 Data perusahaan merupakan salah satu aset strategis yang sangat berharga. Namun demikian,
                 ketersediaan  data  semata  tidak  cukup  untuk  memberikan  nilai  tambah  atau  meningkatkan
                 keunggulan  kompetitif  perusahaan.  Agar data  benar-benar  bermanfaat, perusahaan harus
                 mampu mengakses dan memanfaatkannya secara cepat, tepat, dan efisien.

                 Dalam konteks sistem informasi akuntansi, data disusun dan dikelompokkan secara terstruktur
                 untuk  mempermudah  proses  pencarian kembali  (retrieval)  serta  mendukung pengambilan
                 keputusan manajerial. Data tersebut dapat disimpan dalam bentuk ledger (buku besar) maupun
                 subsidiary ledger (buku besar pembantu). Keduanya saling terhubung melalui control account,
                 yang berfungsi menjaga konsistensi dan keakuratan data di seluruh sistem.








                 22                    Hak Cipta                                                                                          Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak        23
                 22
                                       Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36