Page 29 - Sistem Informasi dan Pengendalian (2 Maret 2026)
P. 29

SISTEM INFORMASI                                                                SISTEM INFORMASI
                                                                           BAB 2: DATA DAN SISTEM INFORMASI
 DAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSI                      DAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSI



                 TUJUAN PEMBELAJARAN:
                 1.   Menjelaskan dan mendeskripsikan empat langkah dalam siklus pemrosesan data.

                 2.   Mendemonstrasikan dan menjelaskan prosedur dan dokumen yang digunakan untuk
                     pengumpulan dan pemrosesan data.
                 3.   Menjelaskan dan menganalisis jenis informasi yang disimpan dalam sistem informasi berbasis
                     terknologi informasi




               • IAI WEB VERSION
               2.1  SIKLUS PEMROSESAN DATA

               Salah satu fungsi dari sistem informasi dalam hal ini sistem informasi akuntansi adalah
               memproses transaksi-transaksi yang ada dalam perusahaan secara efektif dan efisien. Dalam
               sistem manual yang tidak mengunakan teknologi informasi, data dimasukkan ke dalam
               jurnal dan buku besar yang berbasis kertas, sedangkan dalam sistem yang berbasis komputer
               data direkam ke dalam komputer dan direkam  dalam database. Kegiatan-kegiatan yang
               dilakukan terhadap data untuk menghasilkan informasi yang berguna dan relevan disebut
               siklus pemrosesan data (data processing cycle), proses tersebut terdiri dari 4 (empat) langkah
               yaitu perekaman data (data input), penyimpanan data (data storage), pengolahan data (data
               processing) dan penyajian informasi (information output).


               2.1.1  Perekaman data (data input)

               Perekaman data adalah tahap pertama dalam siklus pemrosesan data, yaitu proses
               mengumpulkan dan memasukkan data ke dalam sistem informasi. Kegiatan ini dipicu oleh
               aktivitas bisnis dan merupakan dasar dari seluruh proses informasi selanjutnya.
               Perekaman data penting karena:
               •   menentukan akurat tidaknya informasi yang dihasilkan.
               •   Kesalahan di tahap ini akan mengalir ke tahap-tahap berikutnya (garbage in, garbage out).

               •   Data ini digunakan untuk keperluan akuntansi, manajemen, audit, dan pengambilan
                   keputusan.

               Perekaman Data bertujuan untuk:
               •   Menyediakan data mentah yang akan diolah menjadi informasi.

                   Menciptakan jejak audit (audit trail) untuk aktivitas bisnis.
               •   Menjamin bahwa data yang penting dan relevan tidak terlewatkan.

               Untuk setiap aktivitas bisnis, data yang direkam minimal mencakup tiga komponen:
               1.  Aktivitas yang terjadi, misal penjualan, pembelian, pengiriman, pembayaran.

               2.  Sumber daya yang terdampak, misal stok barang, kas, piutang, perlengkapan.
               3.  Pihak yang terlibat, misal pelanggan, karyawan, supplier.


               Berikut adalah jenis data yang biasa direkam pada siklus pendapatan.







 20  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta        21 21
               Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak
   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34