Page 394 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 394
PELAPORAN KORPORAT
2. Manufactured Capital
Modal produksi (manufactured capital) adalah modal yang dimililki organisasi atau entitas
berupa benda-benda fisik yang digunakan untuk mendukung proses produksi barang
ataupun penyedian jasa. Modal produksi terdiri dari, antara lain, bangunan, peralatan,
mesin, infrastruktur (jalan, jembatan, sistem pengolahan limbah dan air) dan lain-lain.
Modal produksi umumnya dibuat oleh organisasi lain (eksternal), tetapi aset tersebut juga
dapat diproduksi oleh organisasi pelapor untuk dijual atau disimpan untuk digunakan
sendiri.
3. Intellectual Capital
Modal intelektual (intellectual capital) adalah modal yang dimiliki oleh organisasi atau
IAI WEB VERSION
entitas berupa pengetahuan organisasi yang tak berwujud. Modal intelektual terdiri dari,
antara lain, properti intelektual seperti hak cipta serta hak dan lisensi cipta perangkat.
Modal intelektual organisasi mencakup tacid knowledge, sistem, prosedur, dan protokoler.
4. Human Capital
Modal manusia (human capital) adalah modal yang dimiliki oleh organisasi atau entitas
berupa kemampuan, kompetensi, dan pengalaman karyawan, serta motivasi untuk
berinovasi. Termasuk didalamnya adalah: a) kemampuan menyelaraskan dan mendukung
kerangka tata kelola organisasi, pendekatan manajemen risiko, dan etika nilai-nilai; b)
kemampuan memahami, mengembangkan, dan menerapkan strategi organisasi, c) loyalitas
dan motivasi untuk meningkatkan proses barang dan jasa, termasuk kemampuan mereka
untuk memimpin, mengelola, dan berkolaborasi.
5. Social and Relationship Capital
Modal sosial dan hubungan (social and relationship capital) adalah modal yang dimiliki
oleh organisasi atau entitas lembaga-lembaga dan hubungan diantara masyarakat,
kelompok-kelompok pemangku kepentingan, dan jaringan lainnya, serta kemampuan
untuk berbagi informasi, baik secara individu maupun kolektif. Modal sosial dan hubungan
meliputi: 1) berbagi norma-norma, nilai-nilai umum, dan perilaku; 2) hubungan pemangku
kepentingan dan kepercayaan serta kesediaan untuk melibatkan organisasi yang telah
mengembangkan dan mengupayakan untuk membangun dan melindungi bersama
pemangku kepentingan eksternal; 3) aset takberwujud terkait dengan merek (brand) dan
reputasi yang telah dikembangkan oleh entitas; dan 4) lisensi sosial untuk organisasi dapat
beroperasi (misalnya persetujuan dengan suku adat setempat).
6. Natural Capital
Modal alam (natural capital) adalah modal yang dimiliki oleh organisasi atau entitas
berupa sumber daya alam yang ada di lingkungan, baik itu yang dapat diperbarui dan
yang tidak dapat diperbarui. Sumber daya ini berperan dalam penyedian barang dan jasa
yang mendukung masa lalu, saat ini, dan masa depan dari sebuah organisasi atau entitas.
Modal alam terdiri dari, antara lain, air, tanah, mineral, udara, hutan, keanekaragaman
hayati serta ekosistem.
386 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 387

