Page 392 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 392

PELAPORAN KORPORAT




                 Berikut ini adalah pedoman prinsip-prinsip yang mendasari penyusunan IR, isi laporan,
                 penyajian informasi:

                 1.  Fokus strategi dan orientasi masa depan: IR harus memuat informasi mengenai strategi
                     entitas dan mekanisme strategi tersebut dalam menciptakan nilai untuk jangka pendek,
                     menengah, dan jangka panjang, serta dampaknya terhadap modal.

                 2.  Konektivitas informasi:  IR harus menunjukkan gambaran menyeluruh kombinasi,
                     keterhubungan, dan ketergantungan dari faktor-faktor yang mempengaruhi penciptaan
                     nilai.

                 3.  Keterhubungan para pemangku kepentingan: IR harus menyediakan informasi tentang
                     kualitas hubungan entitas dengan para pemangku kepentingan utama. IR juga harus
                       IAI WEB VERSION
                     menjelaskan seberapa jauh perusahan memahami kebutuhan para pemangku kepentingan
                     dan merespon kebutuhan dan kepentingan mereka.

                 4.  Materialitas: IR harus menunjukkan informasi hal-hal material yang secara substantif
                     mempengaruhi proses penciptaan nilai jangka pendek, menengah, dan panjang.

                 5.  Keringkasan: IR harus ringkas.
                 6.  Keandalan dan kelengkapan: IR harus lengkap memuat hal-hal yang bersifat material dan
                     bebas dari kesalahan material.
                 7.  Konsistensi dan keterbandingan: informasi yang dimuat dalam IR harus konsisten dari
                     waktu ke waktu dan dapat dibandingkan dengan laporan entitas lain.


                 IR mencakup delapan elemen isi laporan yang fundamental yang saling terkait satu sama
                 lain dan tidak saling eksklusif.
                 Delapan elemen tersebut adalah:
                 1.  Ikhtisar tentang organisasi dan lingkungan eksternalnya: menggambarkan kegiatan yang
                     dilakukan oleh entitas dan keadaan lingkungan tempat entitas beroperasi.

                 2.  Tata kelola (governance): menggambarkan tentang tata kelola entitas dalam mendukung
                     penciptaan nilai dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

                 3.  Model bisnis: menggambarkan model bisnis entitas.
                 4.  Risiko dan peluang: mengidentifikasi jenis risiko dan peluang entitas dalam proses
                     penciptaan nilai dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.
                 5.  Strategi dan alokasi sumber daya: menjelaskan arah tujuan entitas dan cara entitas
                     mencapai tujuan-tujuan tersebut.
                 6.  Kinerja: menggambarkan sejauh mana entitas telah mencapai tujuan-tujuan strategis
                     entitas untuk periode pelaporan dan dampaknya terhadap permodalan.
                 7.  Outlook: menggambarkan tantangan dan ketidakpastian yang mungkin dihadapi entitas
                     di masa depan dalam menjalankan strategi-strateginya dan potensi dari implikasinya
                     terhadap model bisnis entitas dan kinerja masa depan.
                 8.  Dasar-dasar penyajian: mekanisme yang digunakan entitas untuk memutuskan informasi
                     yang material dan harus dilaporkan dalam IR, serta metode pengukuran dan evaluasi
                     metode pengukuran tersebut.










                 384                   Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak                Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak       385
   387   388   389   390   391   392   393   394   395   396   397