Page 114 - MODUL LEVEL DASAR AKUNTANSI KEUANGAN
P. 114
Laporan Arus Kas
Informasi tentang kas dan setara kas dan arus penerimaan dan penggunaan dana kas dan
setara kas adalah informasi yang sangat penting dan berguna untuk dilaporkan kepada
pengguna laporan keuangan. Penyusunan laporan arus kas dapat dilakukan berdasarkan
metode langsung dan metode tidak langsung. Metode langsung disusun berdasarkan jumlah
penerimaan kas dan bank, serta data pendukung lainnya. Untuk metode tidak langsung
menyusun laporan arus kas dengan membandingkan neraca awal dan neraca akhir, laporan
laba rugi, serta data pendukung lainnya. Laporan arus kas diatur dalam PSAK 2: Laporan
Arus Kas.
Karakteristik Umum Laporan Keuangan:
(1) Penyajian Secara Wajar dan Kepatuhan Terhadap SAK
Adalah untuk menilai apakah suatu laporan keuangan dapat diandalkan untuk
DOKUMEN
mengambil suatu keputusan ekonomi. Penyajian laporan keuangan dapat dikatakan
wajar jika memenuhi syarat sebagai berikut dengan mempertimbangkan pengaturan
dalam PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi dan Kesalahan:
IAI
(a) Patuh terhadap semua pengaturan dalam PSAK dan peraturan regulator pasar
modal untuk entitas public.
(b) Patuh terhadap semua InteRpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK).
(c) Jika tidak terdapat SAK yang secara spesifik mengatur transaksi tersebut,
maka:
(i) Mengacu pada persyaratan dan panduan dalam SAK yang berhubungan
dengan masalah tersebut;
(ii) Mengacu kepada Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan (KKPK);
(iii) Mempertimbangkan standar akuntansi terkini yang dikeluarkan oleh
badan penyusun standar akuntansi yang menggunakan kerangka dasar
yang sama untuk mengembangkan standar akuntansi, literatur akuntansi
lain dan praktik akuntansi industri yang berlaku, sepanjang tidak
bertentangan dengan SAK dan kerangka dasar.
Penyajian laporan keuangan secara wajar dapat dicapai dengan memenuhi semua
SAK yang terkait. Penyajian secara wajar mewajibkan entitas untuk:
106