Page 29 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 29

BAB 1: STANDAR PELAPORAN KEUANGAN




                       sebagian, dari harga transaksi atau peristiwa lain yang memunculkannya. Tidak seperti
                       nilai kini, biaya historis tidak mencerminkan perubahan nilai, kecuali sejauh perubahan
                       tersebut terkait dengan penurunan nilai aset atau liabilitas menjadi memberatkan.
                       Biaya historis aset ketika aset diperoleh atau dibuat adalah nilai dari biaya yang terjadi
                       untuk memperoleh atau membuat aset, yang terdiri dari imbalan yang dibayarkan untuk
                       memperoleh atau membuat aset ditambah biaya transaksi. Biaya historis dari liabilitas
                       ketika liabilitas terjadi atau diambil alih adalah nilai dari imbalan yang diterima untuk
                       menanggung atau mengambil alih liabilitas dikurangi biaya transaksi.


                                                         Dasar
                                                       pengukuran
                       IAI WEB VERSION




                                  Biaya historis                          Nilai kini
                                 (historical cost)                     (current value)  Nilai wajar
                                                                                        (fair value)


                                                                                        Nilai pakai
                                                                                       (value in use)

                                                                                      Nilai pemenuhan
                                                                                     (fulfillment value)


                                                                                         Biaya kini
                                                                                       (current cost)


                   •   Nilai kini.
                       Pengukuran nilai kini memberikan informasi moneter tentang aset, liabilitas dan
                       penghasilan dan beban terkait menggunakan informasi yang dimutakhirkan untuk
                       mencerminkan kondisi pada tanggal pengukuran. Karena pembaruan, nilai kini aset dan
                       liabilitas mencerminkan perubahan, sejak tanggal pengukuran sebelumnya, dalam estimasi
                       arus kas dan faktor lain yang tercermin dalam nilai kini. Tidak seperti biaya historis, nilai
                       kini aset atau liabilitas tidak diperoleh, bahkan sebagian, dari harga transaksi atau peristiwa
                       lain yang menimbulkan aset atau liabilitas. Dasar pengukuran nilai kini mencakup:

                       1.  Nilai wajar
                           Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual aset, atau dibayarkan
                           untuk mengalihan liabilitas, dalam transaksi yang teratur antara pelaku pasar pada
                           tanggal pengukuran. Nilai wajar mencerminkan perspektif pelaku pasar—pelaku di
                           pasar di mana entitas memiliki akses. Aset atau liabilitas diukur dengan menggunakan
                           asumsi yang sama dengan yang akan digunakan oleh pelaku pasar saat menentukan
                           harga aset atau liabilitas jika para pelaku pasar bertindak demi kepentingan ekonomi
                           terbaiknya.  Dalam  beberapa  kasus,  nilai  wajar  dapat  ditentukan  secara  langsung
                           dengan mengobservasi harga di pasar aktif. Dalam kasus lain, nilai wajar ditentukan
                           secara tidak langsung menggunakan teknik pengukuran, misalnya teknik pengukuran
                           berdasarkan arus kas.





 20  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  21
   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34