Page 25 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 25
BAB 1: STANDAR PELAPORAN KEUANGAN
Karakteristik Kualitatif
Untuk mencapai tujuan laporan keuangan seperti yang dijelaskan di atas, maka laporan
keuangan harus memiliki karakteristik kualitatif tertentu yang dibagi menjadi karaktertistik
kualitatif yang bersifat fundamental, yaitu relevansi (relevance) dan representasi tepat
(faithfull representation), dan karakteristik yang bersifat meningkatkan, yaitu keterbandingan
(comparability), terverifikasi (verifiability), tepat waktu (timeliness), dan keterpaham
(understandability).
Relevansi
Karakteristik fundamental
Representasi tepat
Terbanding
Terverifikasi
Karakteristik peningkat
Tetap waktu
Terpaham
1. Relevansi
Informasi yang disediakan laporan keuangan harus relevan untuk memenuhi kebutuhan
pemakai dalam proses pengambilan keputusan. Informasi yang relevan mampu membuat
perbedaan dalam keputusan. Informasi disebut memiliki kualitas relevan jika dapat
memengaruhi keputusan ekonomi pengguna laporan keuangan dengan membantu
dalam mengevaluasi peristiwa masa lalu, masa kini atau masa depan, menegaskan, atau
mengkoreksi, hasil evaluasi di masa lalu.
IAI WEB VERSION
Informasi keuangan mampu membuat perbedaan jika memiliki nilai prediktif, nilai
konfirmasi, atau keduanya. Nilai prediktif jika informasi dapat digunakan sebagai masukan
yang digunakan oleh pengguna untuk memprediksi hasil (outcome) di masa depan.
Nilai konfirmasi jika informasi memberikan konfirmasi terhadap evaluasi yang dilakukan
sebelumnya.
Relevansi informasi dipengaruhi oleh hakikat dan materialitasnya. Informasi dianggap
material jika dapat memengaruhi pengambilan keputusan ekonomi dengan dasar laporan
keuangan.
2. Representasi tepat
Laporan keuangan menggambarkan fenomena ekonomi dalam kata dan angka. Agar
berguna, selain menggambarkan fenomena yang relevan, informasi keuangan juga harus
menggambarkan (merepresentasikan) secara tepat fenomena tersebut. Syarat representasi
tepat adalah lengkap, netral, dan bebas dari kesalahan.
Sebuah penjabaran lengkap mencakup seluruh informasi yang diperlukan pengguna
agar dapat memahami fenomena yang digambarkan, termasuk seluruh uraian dan
penjelasannya. Misalnya, penjabaran lengkap atas suatu kelompok aset mencakup uraian
sifat aset dalam kelompok tersebut, penjabaran jumlah aset dalam kelompok tersebut,
dan uraian angka (biaya perolehan atau nilai wajar).
Sebuah penjabaran yang netral adalah tanpa bias dalam pemilihan atau penyajian informasi
keuangan. Penjabaran netral tidak diarahkan, dibobotkan, ditekankan, ditekankan kembali,
atau dimanipulasi untuk meningkatkan kemungkinan bahwa informasi keuangan akan
diterima lebih baik atau tidak baik oleh pengguna.
16 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 17

