Page 26 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 26

PELAPORAN KORPORAT




                     Bebas dari kesalahan berarti tidak ada kesalahan atau kelalaian dalam menguraikan
                     fenomena, dan proses yang digunakan untuk menghasilkan informasi yang dilaporkan
                     telah dipilih dan diterapkan tanpa ada kesalahan dalam prosesnya. Dalam hal ini, bebas
                     dari  kesalahan  tidak  berarti  akurat  secara  sempurna  dalam  segala  hal.  Sebagai  contoh,
                     estimasi harga yang tidak dapat diobservasi tidak dapat dikatakan akurat atau tidak akurat.
                     Akan tetapi, representasi dari estimasi tersebut dapat menjadi tepat jika jumlah tersebut
                     dideskripsikan secara jelas dan akurat sebagai sebuah estimasi, sifat, dan keterbatasan dari
                     proses pengestimasian dijelaskan, dan tidak ada kesalahan yang dibuat dalam pemilihan
                     dan penerapan proses yang tepat dalam pembuatan estimasi.
                 3.  Keterbandingan
                       IAI WEB VERSION
                     Keputusan  pengguna  meliputi  pemilihan  beberapa  alternatif,  misalnya  menjual  atau
                     memiliki investasi saham. Informasi akan lebih berguna jika dapat dibandingkan dengan
                     informasi  pada  periode  lain  dan  dengan  informasi  mengenai  perusahaan  lain.  Hal  ini
                     memungkinkan pengguna untuk mengidentifikasi dan memahami persamaan dalam, dan
                     perbedaan antara, pos-pos. Keterbandingan memerlukan konsistensi penggunaan metode
                     yang sama terhadap pos-pos yang sama, baik dari periode ke periode dalam perusahaan
                     atau antar perusahaan. Kebutuhan terhadap daya banding tidak berarti keseragaman
                     kebijakan akuntansi. Perusahaan tidak perlu meneruskan kebijakan akuntansi yang tidak
                     lagi selaras dengan karakteristik kualitatif relevansi dan keandalan, apabila ada alternatif
                     lain yang lebih relevan dan lebih andal.

                 4.  Keterverifikasian
                     Keterverifikasian membantu meyakinkan pengguna bahwa informasi merepresentasikan
                     fenomena ekonomi secara tepat. Keterverifikasian berarti bahwa berbagai pengamat
                     independen dengan pengetahuan berbeda-beda dapat mencapai konsensus, meskipun
                     tidak selalu mencapai kesepakatan, bahwa penggambaran tertentu merupakan representasi
                     tepat.  Verifikasi  dapat  terjadi  secara  langsung  atau  tidak  langsung.  Verifikasi  langsung
                     berarti pemverifikasian jumlah atau representasi lain melalui observasi secara langsung,
                     sebagai contoh melalui penghitungan kas. Verifikasi tidak langsung berarti pemeriksaan
                     masukan pada suatu model, rumus, atau teknik lain dan pengalkulasian ulang hasil
                     dengan menggunakan metodologi yang sama. Sebagai contoh adalah verifikasi jumlah
                     tercatat persediaan dengan memeriksa masukannya (kuantitas dan biaya) dan perhitungan
                     kembali jumlah persediaan akhir dengan menggunakan asumsi arus biaya yang sama
                     (sebagai contoh, menggunakan metode masuk pertama, keluar pertama).

                 5.  Ketepatwaktuan
                     Ketepatwaktuan berarti tersedianya informasi bagi pengambilan keputusan pada waktu
                     yang tepat sehingga dapat memengaruhi keputusan. Secara umum, semakin lawas suatu
                     informasi maka semakin kurang berguna informasi tersebut. Akan tetapi, beberapa
                     informasi dapat terus tepat waktu bahkan dalam jangka panjang setelah akhir dari periode
                     pelaporan, misalnya identifikasi dan penilaian tren.
                 6.  Keterpahaman

                     Cara pengklasifikasian, pengarakteristikan dan penyajian informasi secara jelas dan ringkas
                     dapat  membuat  informasi  tersebut  dapat  dipahami  dengan  baik.  Laporan  keuangan
                     disiapkan untuk pengguna yang memiliki pengetahuan memadai tentang aktivitas bisnis
                     dan ekonomi serta pengguna yang meninjau dan menganalisa informasi dengan tekun.




                 18                    Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak                Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak         19
   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31