Page 30 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 30

PELAPORAN KORPORAT




                     2.  Nilai pakai
                        Nilai pakai adalah nilai sekarang dari arus kas, atau manfaat ekonomi lainnya, yang
                        entitas perkirakan akan diperoleh dari penggunaan aset dan dari pelepasan akhirnya.
                     3.  Nilai pemenuhan
                        Nilai pemenuhan adalah nilai sekarang dari kas, atau sumber daya ekonomi lainnya,
                        yang entitas perkirakan akan wajib untuk dialihkan selama entitas memenuhi suatu
                        liabilitas. Jumlah kas atau sumber daya ekonomi lainnya tersebut tidak hanya mencakup
                        jumlah yang akan dialihkan ke pihak lawan liabilitas, tetapi juga jumlah yang entitas
                        perkirakan akan wajib untuk dialihkan ke pihak-pihak lainnya untuk memungkinkannya
                        memenuhi liabilitas tersebut.
                       IAI WEB VERSION
                     4.  Biaya kini

                        Biaya kini dari aset adalah biaya atas aset yang setara pada tanggal pengukuran, yang
                        terdiri dari imbalan yang akan dibayarkan pada tanggal pengukuran ditambah biaya
                        transaksi yang akan terjadi pada tanggal tersebut. Biaya kini dari liabilitas adalah
                        imbalan yang akan diterima untuk liabilitas yang setara pada tanggal pengukuran
                        dikurangi biaya transaksi yang akan terjadi pada tanggal tersebut.


                               Dasar Pengukuran        Nilai Masukan (Entry Value)  Nilai Keluaran (Exit Value)
                         Biaya historis
                         Nilai kini
                         Nilai wajar
                         Nilai pakai
                         Nilai pemenuhan

                         Biaya kini


                 Konsep Modal

                 Konsep modal keuangan  diadopsi oleh sebagian besar entitas dalam penyusunan laporan
                 keuangan. Menurut konsep modal keuangan, seperti uang atau daya beli yang diinvestasikan,
                 modal memiliki  makna yang  sama dengan aset neto atau ekuitas entitas. Menurut konsep
                 modal fisik, seperti kemampuan usaha, modal dipandang sebagai kapasitas produktif entitas
                 yang berdasarkan pada, sebagai contoh, unit output per hari.

                 Konsep modal di atas menciptakan dua konsep pemeliharaan modal yaitu:

                 •   Pemeliharaan modal keuangan.  Menurut konsep ini, laba hanya diperoleh jika jumlah
                     finansial (atau uang) aset neto pada akhir periode melebihi jumlah finansial (atau uang)
                     aset neto pada awal periode, setelah mengeluarkan distribusi kepada, dan kontribusi dari,
                     pemilik selama periode. Pemeliharaan modal keuangan dapat diukur baik dalam satuan
                     moneter nominal atau satuan daya beli yang konstan.

                 •   Pemeliharaan modal fisik. Menurut konsep ini, laba hanya diperoleh jika kapasitas produktif
                     fisik (atau kemampuan operasi) entitas (atau sumber daya atau dana yang dibutuhkan
                     untuk mencapai kapasitas tersebut) pada akhir periode melebihi kapasitas produktif fisik
                     pada awal periode setelah mengeluarkan distribusi kepada, dan kontribusi dari, para
                     pemilik selama suatu periode.





                 22                    Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak                Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak         23
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35