Page 299 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 299
BAB 10: KOMBINASI BISNIS DAN KONSOLIDASI
dari laporan keuangan dari entitas yang bergabung, untuk periode terjadinya kombinasi bisnis
dan periode komparatif sajian, disajikan seolah-olah penggabungan sudah terjadi sejak awal
periode.
Contoh 10.3:
PT A dan PT B adalah entitas anak PT C. PT A mengakuisisi PT B yang memiliki nilai tercatat aset
bersih Rp200 miliar dengan membayar Rp 240 miliar.
Diminta:
Buat jurnal di PT A atas akusisi di PT B
Jawaban:
Akun (dalam miliar Rupiah)
IAI WEB VERSION
Dr. Investasi di PT B 200
Tambahan modal disetor 40
Cr. Kas 240
10.4 LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Laporan keuangan konsolidasian adalah gabungan laporan keuangan yang menggabungan
laporan keuangan entitas induk dan anak seolah-olah seluruh entitas tersebut merupakan satu
entitas secara substansi ekonomis. Entitas induk menyusun laporan keuangan konsolidasian
menggunakan kebijakan akuntansi yang sama dengan untuk transaksi dan peristiwa lain
dengan keadaan yang serupa. Entitas induk mengkonsolidasikan entitas anak sejak entitas
induk memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir ketika entitas induk kehilangan
pengendalian. Kepentingan nonpengendali disajikan di bagian ekuitas laporan keuangan
konsolidasian terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk.
Penghasilan dan beban entitas anak yang dimasukkan dalam laporan keuangan konsolidasian,
didasarkan pada nilai aset dan liabilitas yang diakui saat tanggal tanggal akuisisi. Misalnya,
beban penyusutan atas aset tetap entitas anak yang diakui di laporan keuangan konsolidasian
didasarkan pada nilai wajar aset tetap entitas anak yang diakui saat tanggal akuisisi. Entitas
mengatribusikan laba rugi dan komponen dari penghasilan komprehensif lain ke pemilik
entitas induk dan kepentingan nonpengendali. Jika entitas anak memiliki saham preferen
yang diklasifikasikan sebagai komponen ekuitas dan saham preferen tersebut dimiliki oleh
kepentingan nonpengendali, maka entitas menghitung bagian laba atau rugi.
Prosedur penyusunan laporan keuangan konsolidasian menurut PSAK 110 PP86 adalah:
1. Menggabungkan aset, liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban, dan arus kas sejenis dari
entitas induk dan entitas anaknya.
2. Mengeliminasi jumlah tercatat dari investasi entitas induk di entitas anak dan bagian
entitas induk di ekuitas entitas anak.
3. Mengeliminasi secara penuh aset, liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban, dan arus kas
yang berasal dari transaksi antar entitas dalam kelompok usaha.
Entitas induk dapat menyajikan laporan keuangan tersendiri dalam mencatat investasinya di
entitas anak seperti diatur dalam PSAK 227: Laporan Keuangan Tersendiri. Laporan keuangan
tersendiri, yang minimum terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan penghasilan
290 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 291

