Page 304 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 304
PELAPORAN KORPORAT
Harga jual Rp80 juta
Biaya perolehan 60 juta
Laba kotor 20 juta
Persentase laba kotor terhadap harga jual (20/80) x 100% 25%
Harga jual Biaya Perolehan Laba
Pembelian dari PT H Rp80 juta Rp20 juta
Terjual (90% x Rp80 juta) 72 juta 14,4
Persediaan akhir (10% x Rp80 juta) 8 juta 1,6
IAI WEB VERSION
2) Penjualan tanah dari PT G (entitas induk) ke PT H (entitas anak), yang mana arus transaksi
diistilahkan bersifat downstream. Dari transaksi ini, diakhir periode tahun 20X5 masih terdapat
kerugian belum terealisasi sebesar Rp10 juta (Rp200 juta – 190 juta). Kerugian ini akan dieliminasi
dalam rangka penyusunan laporan keuangan keuangan konsolidasian 20X5 karena tanah tersebut
masih digunakan oleh PT H.
1. Jurnal di pembukuan PT G selama tahun 20X5
(dalam juta Rupiah)
Akun Metode Biaya
Metode Ekuitas
Perolehan
Saat akuisisi
Dr. Investasi di PT H 400 400
Cr. Kas 400 400
Perolehan dividen
Dr. Kas (80% x Rp20 juta) 16
Cr. Investasi di PT H 16
Dr. Kas (80% x Rp20 juta) 16
Cr. Pendapatan dividen 16
Pengakuan laba PT H
Dr. Investasi di PT H 40
Cr. Pendapatan dari PT H (80% x Rp50 juta) 40
Tidak ada jurnal Tidak ada jurnal
Penyesuaian atas laba belum terealisasi transaksi persediaan
Dr. Pendapatan dari PT H (80% x Rp1,6 juta) 1,28
Karena arus transaksi bersifat upstream, maka entitas induk hanya menyesuaikan sebesar proporsi
kepemilikan di entitas anak.
Cr. Investasi di PT H 1,28
Tidak ada jurnal Tidak ada jurnal
Penyesuaian atas kerugian belum terealisasi transaksi tanah
Dr. Investasi di PT H 10
Karena arus transaksi bersifat downstream, maka entitas induk menyesuaikan kerugian bersih
seluruhnya.
Cr. Pendapatan dari PT H 10
Tidak ada jurnal Tidak ada jurnal
296 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 297

