Page 343 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 343
BAB 12: PENDAPATAN
Untuk setiap kewajiban pelaksanaan yang diselesaikan sepanjang waktu, maka perlu dilakukan
pengukuran kemajuan terhadap penyelesaian kewajiban pelaksanaan. Berdasarkan PSAK 115,
terdapat 2 (dua) metode untuk mengukur kemajuan tersebut, yaitu:
1. Metode output
Metode output mengakui pendapatan berdasarkan pengukuran langsung atas nilai barang
atau jasa yang dialihkan kepada pelanggan sampai saat ini secara relatif terhadap sisa
barang atau jasa yang dijanjikan dalam kontrak.
Metode ini mencakup metode seperti survei kinerja yang diselesaikan sampai saat ini,
penilaian (appraisal) atas hasil yang dicapai, tonggak (milestones) yang dicapai, waktu
yang berlalu, dan unit yang diproduksi atau unit yang dikirimkan.
IAI WEB VERSION
2. Metode input
Metode input mengakui pendapatan berdasarkan usaha atau input entitas atas penyelesaian
kewajiban pelaksanaan (sebagai contoh, sumber daya yang dikonsumsi, jam tenaga kerja
yang dibebankan, biaya yang terjadi, waktu yang berlalu, atau jam mesin yang digunakan)
secara relatif terhadap total input yang diharapkan untuk menyelesaikan kewajiban
pelaksanaan tersebut. Jika usaha atau input entitas dibebankan merata sepanjang periode
kinerja, mungkin sesuai bagi entitas untuk mengakui pendapatan dengan dasar garis
lurus.
Dalam menentukan metode mana yang sesuai, harus mempertimbangkan sifat dari barang
atau jasa yang dijanjikan untuk dialihkan kepada pelanggan.
Contoh 12.14– Konstruksi
PT Berkah adalah perusahaan konstruksi yang sedang mengerjakan kontrak konstruksi dengan durasi
3 tahun. Diestimasi bahwa total pendapatan dari kontrak sebesar Rp1.000 juta dan total biaya sebesar
Rp900 juta (yang mana Rp300 juta diantaranya sudah terjadi di tahun 1). Dari total biaya Rp300 juta
tersebut, mencakup pembelian bahan baku sebesar Rp50 juta yang akan digunakan di tahun 2.
PT Berkah telah mengevaluasi dan menentukan bahwa kontrak tersebut adalah kewajiban pelaksanaan
tunggal dan akan diselesaikan sepanjang waktu.
Pembelian bahan baku dimuka yang dilakukan di tahun 1, harus disesuaikan dalam mengukur kemajuan
terhadap penyelesaian kewajiban pelaksanaan.
Biaya yang terjadi sampai saat ini Rp300 juta
Dikurangi: pembelian bahan baku untuk tahun 2 (50 juta)
Biaya yang terjadi untuk pekerjaan yang sudah dilakukan sampai saat ini Rp250 juta
Total estimasi biaya Rp900 juta
Persentase penyelesaian di tahun 1 28%
Oleh karena itu, di tahun 1 pendapatan diakui sebesar Rp280 juta (28% x Rp1.000 juta) dan biaya
kontrak sebesar Rp250 juta diakui di laba rugi.
334 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 335

