Page 361 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 361
BAB 14: ANALISIS LAPORAN KEUANGAN: FINANCIAL SHENANIGANS
MENDETEKSI FRAUD DAN GIMMICK AKUNTANSI DALAM LAPORAN KEUANGAN
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari bab ini, peserta diharapkan mampu:
1. Menjelaskan jenis-jenis financial shenanigans dan perlakuan akuntansi yang mencerminkan
financial shenanigans
2. Menjelaskan identifikasi awal adanya financial shenanigans dalam laporan keuangan dan
laporan tahunan
3. Menjelaskan dampak dari pilhan kebijakan akuntansi perusahaan terhadap kemungkinan
terjadinya financial shenanigans
4. Menjelaskan area utama dalam laporan keuangan yang memiliki potensi tinggi terjadi financial
shenanigans
5. Menerapkan analisis rasio keuangan
CONTOH KASUS DI AMERIKA
CENDANT/CUC: 1983 – 2000
• Pengakuan pendapatan dari keanggotaan secara agresif tanpa memperhitungkan
pembatalan keanggotaan
• Penggunaan merger dan akuisisi untuk meningkatkan laba
INFORMIX: 1996 – 1998
Pengakuan pendapatan secara agresif
• IAI WEB VERSION
WASTE MANAGEMENT: 1995 – 1999
• Kapitalisasi beban sebagai aset
• Independensi auditor yang dipertanyakan
LUCENT: 1999 – 2001
• Perubahan kebijakan akuntansi
14.1 JENIS FINANCIAL SHENANIGANS
1. Mengakui adanya pendapatan sebelum waktunya, atau mengakui pendapatan yang
kualitasnya masih dipertanyakan:
a. Mengakui pendapatan saat masih ada jasa yang belum diserahkan
b. Mengakui pendapatan sebelum pengiriman barang atau sebelum barang diterima
dengan sah oleh konsumen
c. Mengakui pendapatan meskipun atas transaksi tersebut konsumen tidak wajib
melakukan pembayaran
d. Melakukan transaksi penjualan pada pihak afiliasi
e. Menyerahkan sesuatu yang berharga kepada konsumen sebagai “quid-pro-quo”; pada
dasarnya transaksi yang terjadi adalah pertukaran yang seimbang
f. Melakukan gross-up atas pendapatan
352
352 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 353
353
Hak Cipta
Hak Cipta

