Page 365 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 365
BAB 14: ANALISIS LAPORAN KEUANGAN: FINANCIAL SHENANIGANS
MENDETEKSI FRAUD DAN GIMMICK AKUNTANSI DALAM LAPORAN KEUANGAN
Analisis vertikal dilakukan untuk suatu periode tertentu, sementara analisis horizontal dilakukan
untuk beberapa periode dengan suatu periode dijadikan sebagai periode dasar. Analisis vertikal
memungkinkan analis untuk melihat struktur dan perubahan dalam struktur Laporan Posisi
Keuangan dan Laporan Laba Rugi. Aturan umumnya adalah:
1. Struktur komponen kedua laporan tersebut akan relatif stabil tanpa banyak perubahan
yang signifikan.
2. Persentase perubahan pendapatan akan tercermin dalam perubahan akun beban dan
modal kerja perusahaan.
Tabel 14.1 Daftar indikasi adanya shenanigans (Warning Signs) Dalam Laporan Posisi Keuangan
dan Laporan Laba Rugi
IAI WEB VERSION
No Tanda-tanda Potensi Masalah / Shenanigans
Nilai Kas dan Kas Ekuivalen yang Masalah likuiditas, ada kemungkinan perlu
1. turun lebih rendah dari penurunan melakukan pinjaman
Nilai Total Aset
Nilai Piutang yang tumbuh lebih Kemungkinan adanya Pengakuan Pendapatan
cepat dari pada pertumbuhan Nilai yang terlalu agresif – pengakuan pendapatan
2.
Penjualan/ Pendapatan dipercepat atau pemberian perpanjangan waktu
piutang pada konsumen
Nilai Piutang yang meningkat lebih Piutang kemungkinan diklasifikasikan dalam
3. lambat dari pada peningkatan Nilai kategori aset lainnya
Penjualan/ Pendapatan
Pencadangan (penurunan nilai) Kemungkinan penggelembungan laba
4. piutang menurun secara relatif
terhadap nilai piutang
Nilai piutang yang belum ditagihkan Proporsi pendapatan yang diakui berdasarkan
tumbuh lebih cepat dari pada metode percentage-of-completion meningkat
5.
pertumbuhan penjualan atau piutang
yang telah ditagihkan
Nilai persediaan tumbuh lebih cepat Persediaan kemungkinan telah usang,
dari pada penjualan, harga pokok, membutuhkan penghapusan, atau perusahaan
6.
atau hutang usaha lalai membebankan sebagian harga pokok
penjualan
Pencadangan (penurunan nilai) Kemungkinan penggelembungan laba
7. persediaan menurun secara relatif
terhadap nilai persediaan
Persentase Beban Dibayar Dimuka Kemungkinan terjadinya kapitalisasi yang tidak
8. terhadap Total Aset perusahaan wajar terhadap beban operasi
meningkat tajam
Persentase Aset Lainnya terhadap Kemungkinan terjadinya kapitalisasi yang tidak
9. Total Aset perusahaan meningkat wajar terhadap beban operasi
secara signifikan
Persentase Harga Perolehan Kemungkinan terjadinya kapitalisasi atas Beban
10. Aset Tetap terhadap Total Aset Perawatan dan Perbaikan
perusahaan meningkat tajam
Persentase Harga Perolehan Kegagalan investasi pada Aset Tetap di tahun
11. Aset Tetap terhadap Total Aset berjalan
perusahaan menurun tajam
356 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 357

