Page 381 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 381

BAB 15:  PELAPORAN TERINTEGRASI



                   1.  Prepare
                       Pada tahap ini manajemen mempersiapkan dan melakukan perencanaan tentang penentuan
                       informasi yang sebaiknya dilaporkan dalam SR entitas dan dampaknya terhadap entitas.
                       Pada tahap ini juga dipikirkan langkah-langkah yang akan dilaksanakan selanjutnya untuk
                       menjalankan program pembangunan berkelanjutan. Pada tahap ini entitas membuat
                       action plan dan jika semuanya sudah didiskusikan maka entitas dapat membuat “Kick

                       Off Meeting”.
                   2.  Connect

                       Pada  tahap  ini  manajemen  entitas  mengidentifikasikan  pemangku  kepentingan  utama
                       atau  key stakeholder. Sangat penting untuk mengetahui kegiatan yang perlu dilakukan
                       entitas untuk membuat bisnis dan lingkungan berkelanjutan dan informasi yang perlu
                       dilaporkan. Pada tahapan ini entitas berdiskusi dengan para pemangku kepentingan untuk
                       mengidentifikasi informasi yang penting bagi pemangku kepentingan.

                   3.  Define
                       Berdasarkan diskusi yang telah dilakukan entitas dengan para  key stakeholder, entitas
                       kemudian membuat  assessment internal. Diskusi internal dengan manajemen akan
                       mengidentifikasikan hal-hal penting yang perlu dilaporkan baik untuk kebutuhan internal
                       dan  eksternal.  Perlu  dipertimbangkan  ruang  lingkup  dan  besarnya  pengaruh  entitas
                       terhadap lingkungan, kapasitas, dan komitmen entitas. Hal ini akan membantu kandungan
                       informasi dan cara aktivitas entitas dilaporkan dalam SR.

                   4.  Monitor
                       Pada tahapan ini entitas memonitor proses dan data untuk memastikan kualitas
                       IAI WEB VERSION
                       informasi yang akan dilaporkan.  Tetapkan target-target capaian yang akan dilaporkan
                       dan menindaklanjuti (follow up) jika ada target yang belum tercapai.
                   5.  Report
                       Pada tahap ini dilakukan penulisan informasi yang telah dikumpulkan dan kemudian
                       disusun sebagai laporan SR. Laporan ini juga harus dikomunikasikan kepada para pemangku
                       kepentingan untuk mendapatkan masukan dan senantiasa dimutakhirkan.


                   15.1.5  Standar Pembuatan Laporan Keberlanjutan


                   Standar pembuatan SR salah satunya dapat mengacu ke pedoman yang diterbitkan oleh
                   Global Reporting Initiative (GRI). Pada tahun 2018, pedoman baru telah diberlakukan, yaitu
                   GRI Sustainability Reporting Standards atau GRI Standards (GRIS). GRIS terbagi menjadi dua
                   kelompok standar, yaitu Standar Universal dan Standar  Topik-Spesifik. Standar Universal
                   terdiri dari  Foundation (GRI 101),  General Disclosures (GRI 102), dan  Managemet Approach

                   (GRI 103). Standar Topik-Spesifik terdiri dari Economic (GRI 200), Environmental (GRI 300),
                   dan Social (GRI 400).

                   Dalam GRI 101 dijelaskan terdapat dua kelompok prinsip pelaporan, yaitu prinsip-prinsip
                   pelaporan untuk menentukan isi laporan (reporting principles for defining report content)
                   dan prinsip-prinsip pelaporan untuk menentukan kualitas pelaporan (reporting principles for
                   defining report quality). Prinsip-prinsip tersebut mendasari pelaporan menurut GRIS.







 372  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  373
   376   377   378   379   380   381   382   383   384   385   386