Page 93 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 93
BAB 3: PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN
B. Pada akhir setiap periode, pos moneter valuta asing dijabarkan menggunakan kurs
penutup
C. Pada akhir setiap periode, pos non moneter yang diukur dalam biaya historis dalam
valuta asing dijabarkan menggunakan kurs historis tanggal transaksi dan yang diukur
dalam nilai wajar dalam valuta asing dijabarkan menggunakan kurs pada tanggal
ketika nilai wajar diukur
D. Selisih kurs yang timbul pada penyelesaian pos moneter atau pada proses penjabaran
pos moneter pada kurs yang berbeda dari kurs pada saat pos moneter tersebut diukur
dijabarkan, pada pengakuan awal selama periode, atau pada periode laporan keuangan
sebelumnya, diakui dalam laba rugi komprehensif lain pada periode saat terjadinya
IAI WEB VERSION
6. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut, kecuali:
A. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan sesama entitas anak saling berelasi dengan entitas
lainnya)
B. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, dimana
entitas lain tersebut adalah anggotanya
C. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama
D. Kedua entitas memiliki nasabah sama yang merupakan nasabah yang memberikan
kontribusi yang signifikan bagi perusahaan
7. Berikut adalah contoh dari peristiwa nonpenyesuai:
A. Penyelesaian kasus pengadilan setelah periode pelaporan yang memutuskan bahwa
entitas memiliki kewajiban kini pada akhir periode pelaporan
B. Penerimaan informasi setelah periode pelaporan yang mengindikasikan adanya
penurunan nilai aset pada akhir periode pelaporan, atau perlunya penyesuaian atas
jumlah yang sebelumnya telah diakui sebagai rugi penurunan nilai aset
C. Kombinasi bisnis signifikan setelah periode pelaporan atau pelepasan entitas anak
yang signifikan
D. Penentuan jumlah pembayaran bagi laba atau bonus setelah periode pelaporan, jika
entitas memiliki kewajiban hukum atau kewajiban konstruktif kini pada akhir periode
pelaporan untuk melakukan pembayaran sebagai akibat dari peristiwa setelah tanggal
tersebut
8. Berikut adalah contoh peristiwa nonpenyesuai setelah periode pelaporan yang umumnya
dibuat pengungkapan, kecuali:
A. Pembelian aset yang signifikan, pengklasifikasian aset sebagai aset dimiliki untuk
dijual
B. Diketahuinya informasi kebangkrutan pelanggan yang terjadi setelah periode pelaporan
C. Kerusakan pabrik produksi yang signifikan akibat kebakaran setelah periode pelaporan
D. Transaksi saham biasa dan transaksi saham biasa potensial yang signifikan setelah
periode pelaporan
84 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 85

