Page 98 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 98

PELAPORAN KORPORAT




                 Aset lancar biasanya disajikan dalam laporan posisi keuangan berdasarkan urutan likuiditasnya.
                 Sebagai contoh, urutan penyajiannya aset lancar biasanya dimulai dari kas dan setara kas,
                 investasi jangka pendek, piutang, persediaan, biaya dibayar di muka. Aset tersebut tidak akan
                 disajikan  sebagai aset lancar jika diperkirakan tidak akan direalisasi dalam satu tahun atau
                 siklus operasi normal, mana yang lebih lama. Sebagai contoh, suatu kas ketika penggunaannya
                 dibatasi untuk pembayaran obligasi yang jatuh temponya lima tahun (restricted cash), maka
                 kas tersebut tidak diklasifikasikan sebagai aset lancar. Contoh lain, investasi pada saham yang
                 dipegang untuk jangka panjang juga bukan merupakan aset lancar. Kemudian, bagaimana
                 dengan biaya dibayar dimuka yang disajikan sebagai aset lancar? Biaya dibayar dimuka
                 merupakan aset lancar karena jika perusahaan tidak membayar pengeluaran tersebut di
                 muka, perusahaan akan tetap akan mengeluarkan kas di dua belas bulan mendatang atau
                       IAI WEB VERSION
                 selama siklus operasi normal.


                 4.2 PERSEDIAAN
                 Pengertian


                 Persediaan adalah aset yang dikuasai untuk dijual dalam kegiatan usaha biasa; dalam proses
                 produksi untuk penjualan tersebut; atau dalam bentuk bahan atau perlengkapan untuk
                 digunakan dalam  proses produksi atau pemberian  jasa.  Artinya,  persediaan  tidak hanya
                 mencakup barang jadi melainkan juga bahan baku dan dalam proses, bergantung pada model
                 bisnis perusahaan.


                 Untuk perusahaan dagang, perusahaan tersebut membeli persediaan yang memang sudah
                 siap untuk dijual, sehingga dalam laporan posisi keuangan hanya akan terdapat satu akun
                 persediaan, yaitu persediaan barang dagang. Sebaliknya, untuk perusahaan manufaktur,
                 perusahaan tersebut harus memproduksi barang jadi terlebih dahulu, sehingga perusahaan
                 manufaktur menggunakan tiga jenis akun persediaan, yaitu persediaan bahan baku, persediaan
                 dalam proses, dan persediaan barang jadi. Sedangkan untuk perusahaan jasa, persediaannya
                 bukan berupa  produk yang dijual melainkan  berupa  perlengkapan. Selanjutnya untuk
                 perusahaan agrikultur, aset yang dianggap sebagai persediaan adalah produk agrikultur yang
                 telah dipanen dari aset biologis.

                 Biaya Perolehan

                 Pada saat pengakuan awal, persediaan akan diukur pada biaya perolehan, yang mencakup:
                 1.  Biaya pembelian meliputi:
                     a.  Harga beli, bea impor, pajak lainnya (selain yang dapat ditagih kembali atau
                        dikreditkan), biaya pengangkutan, biaya penanganan, dan biaya lainnya yang secara
                        langsung dapat diatribusikan pada perolehan barang jadi, bahan, dan jasa.
                     b.  Diskon dagang, rabat, dan hal lain yang serupa dikurangkan dalam menentukan biaya
                        pembelian.

                 2.  Biaya konversi meliputi:
                     a.  Biaya yang secara langsung terkait dengan unit yang diproduksi, misal biaya tenaga
                        kerja langsung.








                 90                    Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak                Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak         91
   93   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103