Page 88 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 88
PELAPORAN KORPORAT
Berikut adalah ilustrasi penyajian LPS dasar dan dilusian:
PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
(lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018
(Disajikan dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember
Catatan 2018 2017
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN (lanjutan)
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN
Pertanyaan IAI WEB VERSION
BERJALAN 24.535.188 23.321.035
Laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk 25.015.021 20.639.683
Kepentingan nonpengendali 2d 836.916 803.359
25.851.937 21.443.042
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan yang diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk 23.771.531 22.491.109
Kepentingan nonpengendali 2d 763.657 829.926
24.535.188 23.321.035
LABA PER SAHAM 2aj
Dasar (dalam Rupiah penuh) 536,04 442,28
Dilusian (dalam Rupiah penuh) 536,04 442,28
3.8 PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN
Peristiwa setelah periode pelaporan (events after the reporting period) adalah peristiwa yang
terjadi antara akhir periode pelaporan dan tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit,
baik peristiwa yang menguntungkan (favourable) maupun tidak menguntungkan (unfavourable).
Contoh 7
Perusahaan menyusun laporan keuangan tahunan untuk periode sampai 31 Desember 2023. Laporan
auditor independen atas laporan keuangan tersebut terbit pada 15 Maret 2024.
Tentukan kapan terjadinya peristiwa setelah periode pelaporan?
Jawaban
Periode setelah periode pelaporan terjadi antara 1 Januari s.d. 14 Maret 2024.
Peristiwa setelah periode pelaporan dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu:
• Peristiwa penyesuai setelah periode pelaporan (adjusting events).
• Peristiwa nonpenyesuai setelah periode pelaporan (non-adjusting events).
80 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 81

