Page 13 - Sistem Informasi dan Pengendalian (2 Maret 2026)
P. 13

BAB 1: PENDAHULUAN



               •   Dapat diverifikasi (verifiable) menunjukkan bahwa informasi dapat dibuktikan
                   kebenarannya, misalnya jika dua orang yang berbeda menghasilkan informasi yang sama
                   melalui proses yang sama.
               •   Dapat diakses (accessible) artinya informasi dapat diperoleh dengan mudah oleh pihak
                   yang berwenang, dalam waktu dan format yang sesuai kebutuhan.
               Dalam pengelolaan perusahaan atau organisasi, setiap manajer atau pengambil keputusan
               membutuhkan informasi yang akurat untuk dapat mengambil keputusan secara efektif.
               Informasi tersebut dapat bersumber dari internal maupun eksternal perusahaan.


               Informasi internal mencakup data seperti posisi persediaan, jumlah penjualan, dan kebutuhan
                IAI WEB VERSION
               kapasitas produksi. Berdasarkan informasi ini, berbagai keputusan dapat diambil, misalnya:
               •   Dari informasi persediaan, manajer dapat menentukan jumlah barang yang perlu dibeli
                   kembali.

               •   Dari data penjualan, dapat dihitung jumlah pajak pertambahan nilai (PPN) yang harus
                   dibayarkan.
               •   Dari informasi mengenai kapasitas produksi, perusahaan dapat merencanakan luas
                   bangunan atau ruang yang dibutuhkan untuk penempatan mesin produksi.
               Sementara itu, informasi eksternal dapat mencakup hal-hal seperti syarat pembayaran dari
               vendor dan regulasi pemerintah. Keputusan yang didasarkan pada informasi eksternal antara
               lain:
               •   Berdasarkan term pembayaran, perusahaan dapat menentukan jumlah pembayaran kepada
                   pemasok.
               •   Berdasarkan peraturan pemerintah, manajemen dapat menghitung besarnya pajak yang
                   harus disetor serta kontribusi iuran BPJS Ketenagakerjaan.

               Dalam organisasi atau perusahaan, selain memerlukan informasi untuk mendukung
               pengambilan keputusan terdapat pula elemen penting yang disebut proses bisnis (business
               process). Proses bisnis merupakan sekumpulan aktivitas dan tugas yang saling terkait,
               terkoordinasi, dan terstruktur, yang dijalankan oleh manusia, sistem komputer, atau mesin
               dalam rangka mencapai tujuan tertentu organisasi.


               Untuk dapat menghasilkan keputusan yang efektif, organisasi perlu terlebih dahulu
               menetapkan jenis-jenis keputusan yang harus dibuat dan informasi apa saja yang dibutuhkan
               untuk mendukung keputusan tersebut. Selanjutnya, organisasi juga harus menentukan cara
               mengumpulkan dan mengolah data guna menghasilkan informasi yang relevan dan dapat
               diandalkan.


               Seluruh tahapan mulai dari pengumpulan hingga pemrosesan data sangat erat kaitannya
               dengan proses-proses bisnis inti yang berjalan di dalam perusahaan, karena proses bisnis
               inilah yang menjadi sumber utama terbentuknya data dan aliran informasi.


               Aktivitas bisnis pada umumnya merupakan kegiatan berpasangan memberi dan menerima
               (give-get exchange), yang dapat disebut transaksi (transaction). Transaksi merupakan perjanjian
               antara dua entitas untuk menukarkan barang atau jasa atau kejadian-kejadian lain yang dapat
               diukur dengan angka-angka ekonomis (angka moneter, atau nilai uang).






               Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak         5
   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18