Page 14 - Sistem Informasi dan Pengendalian - Ikatan Akuntan Indonesia
P. 14

BAB 1: PENDAHULUAN



                   •   Dapat diverifikasi (verifiable) menunjukkan bahwa informasi dapat dibuktikan
                       kebenarannya, misalnya jika dua orang yang berbeda menghasilkan informasi yang sama
                       melalui proses yang sama.

                   •   Dapat diakses (accessible) artinya informasi dapat diperoleh dengan mudah oleh pihak
                       yang berwenang, dalam waktu dan format yang sesuai kebutuhan.

                   Dalam pengelolaan perusahaan atau organisasi, setiap manajer atau pengambil keputusan
                   membutuhkan informasi yang akurat untuk dapat mengambil keputusan secara efektif.
                   Informasi tersebut dapat bersumber dari internal maupun eksternal perusahaan.


                   Informasi internal mencakup data seperti posisi persediaan, jumlah penjualan, dan kebutuhan
                     IAI WEB VERSION
                   kapasitas produksi. Berdasarkan informasi ini, berbagai keputusan dapat diambil, misalnya:
                   •   Dari informasi persediaan, manajer dapat menentukan jumlah barang yang perlu dibeli
                       kembali.
                   •   Dari data penjualan, dapat dihitung jumlah pajak pertambahan nilai (PPN) yang harus
                       dibayarkan.
                   •   Dari informasi mengenai kapasitas produksi, perusahaan dapat merencanakan luas
                       bangunan atau ruang yang dibutuhkan untuk penempatan mesin produksi.

                   Sementara itu, informasi eksternal dapat mencakup hal-hal seperti syarat pembayaran dari
                   vendor dan regulasi pemerintah. Keputusan yang didasarkan pada informasi eksternal antara
                   lain:
                   •   Berdasarkan term pembayaran, perusahaan dapat menentukan jumlah pembayaran kepada
                       pemasok.

                   •   Berdasarkan peraturan pemerintah, manajemen dapat menghitung besarnya pajak yang
                       harus disetor serta kontribusi iuran BPJS Ketenagakerjaan.
                   Dalam organisasi atau perusahaan, selain memerlukan informasi untuk mendukung
                   pengambilan keputusan terdapat pula elemen penting yang disebut proses bisnis (business

                   process). Proses bisnis merupakan sekumpulan aktivitas dan tugas yang saling terkait,
                   terkoordinasi, dan terstruktur, yang dijalankan oleh manusia, sistem komputer, atau mesin
                   dalam rangka mencapai tujuan tertentu organisasi.

                   Untuk dapat menghasilkan keputusan yang efektif, organisasi perlu terlebih dahulu
                   menetapkan jenis-jenis keputusan yang harus dibuat dan informasi apa saja yang dibutuhkan
                   untuk mendukung keputusan tersebut. Selanjutnya, organisasi juga harus menentukan cara
                   mengumpulkan dan mengolah data guna menghasilkan informasi yang relevan dan dapat
                   diandalkan.


                   Seluruh tahapan mulai dari pengumpulan hingga pemrosesan data sangat erat kaitannya
                   dengan proses-proses bisnis inti yang berjalan di dalam perusahaan, karena proses bisnis
                   inilah yang menjadi sumber utama terbentuknya data dan aliran informasi.


                   Aktivitas bisnis pada umumnya merupakan kegiatan berpasangan memberi dan menerima
                   (give-get exchange), yang dapat disebut transaksi (transaction). Transaksi merupakan perjanjian
                   antara dua entitas untuk menukarkan barang atau jasa atau kejadian-kejadian lain yang dapat
                   diukur dengan angka-angka ekonomis (angka moneter, atau nilai uang).






                   Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak         5
   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19