Page 18 - Sistem Informasi dan Pengendalian - Ikatan Akuntan Indonesia
P. 18

BAB 1: PENDAHULUAN



                                                                                                     Hubungan
                     No.     Jenis        Nama        Fungsi Utama      Pengguna     Lokasi dalam   dengan Sistem
                            Sistem       Lengkap                                      Organisasi
                                                                                                        Lain
                     7.   OAS         Office         Mendukung       Semua level    Semua          Terintegrasi
                                      Automation     aktivitas kantor   pegawai     tingkatan      secara
                                      System         administratif:                                horizontal,
                                                     komunikasi,                                   mendukung
                                                     dokumen, jadwal                               efisiensi kerja


                   1.3  PENGENDALIAN INTERNAL, MANAJEMEN RISIKO, CORPORATE
                        GOVERNANCE DAN IT GOVERNANCE
                   • IAI WEB VERSION
                   Perusahaan  harus memiliki kemampuan dalam mengantisipasi berbagai potensi kejadian
                   yang dapat menimbulkan kerugian, ataupun potensi gagalnya memanfaatkan kesempatan
                   bisnis. Potensi kejadian tersebut dikenal sebagai risiko, yaitu segala sesuatu yang berpeluang
                   memberikan  dampak  negatif  terhadap pencapaian  tujuan  perusahaan.  Untuk  menghadapi
                   dan mengelola risiko secara efektif, perusahaan perlu menerapkan pengendalian internal
                   yang memadai.

                   Jika  suatu risiko benar-benar terjadi,  maka  kerugian  yang ditimbulkan  dapat diukur dalam
                   bentuk nilai ekonomi atau keuangan, yang disebut sebagai paparan (exposure) atau dampak
                   (impact). Risiko memiliki dua dimensi utama:
                   •   Dampak (impact): besarnya kerugian yang mungkin ditimbulkan.
                   •   Kemungkinan terjadinya (likelihood): seberapa besar peluang risiko tersebut terjadi.
                   Risiko dapat berasal dari berbagai sumber, antara lain:

                   •   Kesalahan tidak disengaja (unintentional errors), seperti kekeliruan operasional atau
                       administrasi

                   •   Tindakan curang atau kesalahan disengaja (fraud/deliberate errors)
                   •   Kehilangan aset secara tidak disengaja (unintentional loss of assets)
                   •   Pencurian aset (theft)
                   •   Pelanggaran keamanan (security breaches)
                   •   Tindakan kekerasan (acts of violence)
                   •   Bencana alam (natural disasters)

                   Selain itu, terdapat risiko yang bersifat sistemik dan sulit dideteksi, seperti:
                       Kolusi, yakni kerja sama antara dua pihak atau lebih (baik internal maupun eksternal)
                       untuk melakukan kecurangan. Risiko ini sering kali tidak dapat dieliminasi sepenuhnya,
                       bahkan dengan sistem pengendalian yang kuat.
                   •   Kelemahan dalam penegakan aturan oleh manajemen, termasuk ketidaktegasan dalam
                       memberikan sanksi terhadap pelanggaran karena pertimbangan reputasi.
                   •   Kejahatan berbasis teknologi informasi (cybercrime), yang memiliki tingkat risiko tinggi
                       dan sering kali sulit terdeteksi karena kerumitannya.


                   Untuk memitigasi risiko-risiko tersebut, perusahaan perlu memiliki sistem pengendalian
                   internal yang efektif, terstruktur, dan berkelanjutan. Pengendalian internal tidak hanya
                   bertujuan untuk mencegah dan mendeteksi kecurangan, tetapi juga untuk meningkatkan







                   Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak         9
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23