Page 131 - Sistem Informasi dan Pengendalian (2 Maret 2026)
P. 131

SISTEM INFORMASI
 DAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSI               BAB 9: INTERNAL CONTROL OVER FINANCIAL REPORTING




                 TUJUAN PEMBELAJARAN:
                 1.  Mengidentifikasi major threat dalam aktivitas pelaporan dan mengevaluasi kecukupan pengendalian
                     internal.
                 2.   Memahami dampak pengembangan TI seperti XBRL dan perubahan requirement dalam pelaporan
                     kepihak eksternal terhadap desain buku besar dan sistem pelaporan.




               9.1  DEFINISI ICOFR

               Pengendalian internal atas pelaporan keuangan (internal control over financial reporting-ICoFR)
                IAI WEB VERSION
               adalah proses yang didesain oleh, atau di bawah pengawasan pimpinan perusahaan, dan
               pimpinan bagian keuangan dan dipengaruhi oleh Dewan Direksi, manajemen dan karyawan
               lainnya untuk memberikan keyakinan yang memadai (reasonable assurance) terkait:
               1.  Keandalan pelaporan keuangan
               2.  Penyusunan pelaporan keuangan untuk pihak eksternal sesuai dengan prinsip akuntansi
                   yang berlaku umum
                   (Auditing Standard No. 5 par. A5)

               Manfaat program pengendalian internal atas pelaporan keuangan:
               1.  Meningkatnya efektivitas dan efisiensi operasi perusahaan
               2.  Meningkatnya kepatuhan terhadap hukum dan peraturan

               3.  Mudahnya penilaian terhadap perusahaan.
               4.  Efektivitas desain dan operasi pengendalian
               5.  Laporan keuangan dan disclosure yang handal
               6.  Pengambilan keputusan yang lebih tepat
               7.  Tingkat kepercayaan atas laporan keuangan yang menguat

               8.  Kemampuan untuk penetrasi pasar modal.
               9.  Reputasi baik di mata stakeholders.
               10.  Proses audit keuangan yang berjalan lancar.

               Pengendalian internal pada dasarnya adalah sebuah proses untuk mencapai tujuan, bukan
               tujuan itu sendiri. Pengendalian internal dilaksanakan oleh personil dan bukan hanya mengenai
               kebijakan dan formulir. Diharapkan dengan adanya pengendalian internal dapat memberikan
               keyakinan yang memadai (reasonable assurance), bukan jaminan mutlak (absolute assurance).
               Dalam pengendalian internal dimungkinkan terdapat beberapa tujuan berbeda sekaligus,
               akan tetapi tujuan-tujuan tersebut tetap bersinggungan.


               Pengendalian internal tidak hanya berupa satu kejadian atau keadaan, namun serangkaian
               tindakan yang meluas (pervasive) dan tersebar diseluruh kegiatan entitas. Pengendalian internal
               adalah bagian dari proses bisnis yang dikelola melalui proses manajemen, perencanaan,
               pelaksanaan  dan  pengawasan.  Sebagai  bagian  dari  bisnis,  pengendalian  internal  harus
               dapat  terintegerasi  dan  mendukung  proses  bisnis  lain agar berjalan  dan membantu proses
               pemantauan pencapaian kinerja.








 122  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  123
   126   127   128   129   130   131   132   133   134   135   136