Page 133 - Sistem Informasi dan Pengendalian - Ikatan Akuntan Indonesia
P. 133

SISTEM INFORMASI
                 DAN PENGENDALIAN INTERNAL                                                                                                                                          BAB 9: INTERNAL CONTROL OVER FINANCIAL REPORTING



                 Pengendalian internal atas pelaporan keuangan mencakup kebijakan dan prosedur yang:
                 1.  Berkaitan dengan pemeliharaan catatan yang cukup detail, akurat dan mencerminkan
                     transaksi dan sifat aset perusahaan.
                 2.  Memberikan keyakinan yang memadai bahwa transaksi telah dicatat sebagaimana
                     diperlukan untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip
                     akuntansi yang berlaku umum, dan bahwa penerimaan dan pengeluaran perusahaan
                     dibuat sesuai dengan kewenangan manajemen dan direksi perusahaan.
                 3.  Memberikan keyakinan memadai tentang pencegahan atau deteksi atas perolehan,
                     penggunaan, atau disposisi aset perusahaan yang tidak sah secara tepat waktu yang bisa
                     berdampak material terhadap laporan keuangan.
                     IAI WEB VERSION
                 Dengan demikian, perusahaan dengan ukuran relatif besar, frekuensi transaksi keuangan
                 tinggi, nilai transaksi keuangan yang besar, kompleksitas pemrosesan transaksi yang beragam,
                 proses bisnis yang beragam dan tersebar di berbagai lokasi perlu mengimplementasikan
                 pengendalian internal atas pelaporan keuangan ini.

                 Pengendalian internal atas pelaporan keuangan (internal control over financial reporting
                 - ICoFR) memberikan keyakinan memadai terhadap keandalan pelaporan keuangan dan
                 penyusunan laporan keuangan untuk pihak eksternal. Cakupan ICOFR
                 •   Entity-Level Control (ELC): Kontrol tingkat entitas (governance, tone at the top).

                 •   Transaction-Level Control (TLC): Proses akuntansi dan transaksi.
                 •   IT General Control (ITGC): Akses, pengembangan, dan operasi sistem IT.
                 Klasifikasi Defisiensi ICOFR
                 •   Control Deficiency: Lemah tapi belum signifikan.

                 •   Significant Deficiency: Perlu perhatian manajemen pengawasan.
                 •   Material Weakness: Bisa mengakibatkan salah saji material dalam laporan keuangan.
                 Jika terdapat satu atau lebih kelemahan yang material (material weaknesses), sistem
                 pengendalian internal atas pelaporan keuangan entitas tidak dapat dianggap berjalan efektif.

                 9.2 TERMINOLOGI DALAM MENGEVALUASI CONTROL DEFICIENCY

                 Kelemahan dalam pengendalian (control deficiency) terjadi ketika desain atau penerapan
                 pengendalian tidak memberikan kesempatan manajemen atau karyawan, dalam kondisi
                 normal, untuk menjalankan fungsi yang ditugaskan untuk mencegah atau mendeteksi salah
                 saji secara tepat waktu.

                 Kelemahan dalam desain terjadi ketika:
                 1.  Pengendalian yang diperlukan untuk mencapai tujuan pengendalian tidak ada
                 2.  Pengendalian yang ada saat ini tidak didesain secara tepat .

                 Kelemahan dalam operasional terjadi ketika:
                 1.  Pengendalian yang sudah didesain dengan baik tidak dijalankan.
                 2.  Personel  yang  melakukan pengendalian  tidak  memiliki  otoritas  atau  kualifikasi  yang
                     memadai untuk menjalankan pengendalian tersebut secara efektif.







                 124                   Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak                Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak        125
   128   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138