Page 154 - Sistem Informasi dan Pengendalian - Ikatan Akuntan Indonesia
P. 154

SISTEM INFORMASI
 DAN PENGENDALIAN INTERNAL                                                                     LEMBAR JAWABAN



                   Soal 2.
                   Pembahasan:
                   1.  Apa risiko utama dari sistem ini?
                       •   Terjadinya pencatatan kehadiran palsu (time theft).

                       •   Pembayaran gaji untuk jam kerja fiktif sehingga berakibat kerugian finansial.
                   2.  Rekomendasikan teknologi dan prosedur pengendalian untuk meningkatkan akurasi
                       pencatatan kehadiran.
                       •   Gunakan sistem absensi biometrik (fingerprint atau wajah) untuk memastikan
                           identitas pegawai.
                     IAI WEB VERSION
                       •   Lakukan rekonsiliasi data absensi dengan supervisor setiap minggu.
                       •   Terapkan audit trail dan integrasi absensi otomatis ke sistem penggajian.

                   BAB 8.
                   Pilihan Ganda

                   1.  D  Pembahasan:  Laporan  pengawasan  intern  bukan  bagian  utama  dari  input  ke  siklus
                           buku besar. Input utama adalah jurnal dari subsistem, treasury, data anggaran, dan
                           jurnal penyesuaian.

                   2.  C  Pembahasan: Controller adalah pihak yang secara khusus menyusun jurnal penyesuaian
                           sebagai bagian dari tanggung jawab pelaporan keuangan.

                   3.  D  Pembahasan: Aktivitas dimulai dengan pemutakhiran buku besar berdasarkan data
                           dari jurnal dan siklus sebelumnya.


                   4.  B  Pembahasan: Laporan manajerial termasuk daftar jurnal  voucher sebagai bentuk
                           verifikasi internal atas keakuratan posting.

                   5.  C  Pembahasan: XBRL memudahkan pertukaran dan analisis laporan keuangan dalam
                           format yang dapat dibaca mesin dengan efisien.

                   6.  B  Pembahasan:  Tag XBRL tidak mencantumkan nilai historis perusahaan, melainkan
                           metadata tentang nama, waktu, dan satuan ukuran.

                   7.  C  Pembahasan: Format seperti PDF tidak dapat dianalisis secara langsung oleh software
                           sehingga sering harus diketik ulang.

                   8.  B  Pembahasan: Zero balance check berguna untuk memastikan debit = kredit pada entri
                           jurnal.

                   9.  B  Pembahasan: Enkripsi menjaga data tetap rahasia meskipun terjadi akses tidak sah.
                   10.  C  Pembahasan: Implementasi XBRL mempercepat proses pelaporan dan memungkinkan
                           interoperabilitas lintas sistem.















 144  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  145
   149   150   151   152   153   154   155   156   157