Page 151 - Sistem Informasi dan Pengendalian (2 Maret 2026)
P. 151

SISTEM INFORMASI
 DAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSI                                                 LEMBAR JAWABAN



                   •   Pembayaran kas  otomatis  atas barang  yang belum  diterima  sehingga  kontrol
                       pengeluaran lemah . ERP mencatat transaksi berdasarkan purchase order, tetapi sistem
                       tidak divalidasi terhadap faktual penerimaan barang (GRN). Ini menyalahi prinsip
                       dasar pengendalian internal: tiga dokumen (3-way match) – PO, receiving report, dan
                       invoice – harus cocok sebelum pembayaran dilakukan.

               2.  Tiga Rekomendasi Solusi Teknologi & Akuntansi

                   •   Kalibrasi  ulang  dan  integrasi  sistem  AI  dengan  data  CRM  dan  data  pasar  real-time.
                       Model prediksi permintaan harus dikalibrasi ulang dengan mempertimbangkan data
                       historis aktual, tren musiman, dan umpan balik dari sistem CRM. Algoritma yang
                       digunakan harus mampu melakukan pembelajaran adaptif (mis. time-series + machine
                IAI WEB VERSION
                       learning hybrid).

                   •   Implementasi logika rekonsiliasi otomatis antara data IoT dan sistem persediaan
                       ERP. Sistem ERP perlu menerima input langsung dari IoT, lalu dibandingkan secara
                       otomatis dengan data fisik gudang. Discrepancy di atas toleransi harus ditandai dan
                       dikaji oleh auditor internal. Gunakan  dashboard berbasis  Big Data Analytics untuk
                       menampilkan selisih.
                   •   Aktifkan fitur kontrol 3-way match di dalam sistem ERP cloud. Pembayaran kas harus
                       dilakukan hanya setelah  invoice dari  supplier cocok dengan PO dan GRN. Fitur ini
                       umum di sistem seperti SAP, Oracle, atau Odoo. Jika barang belum diterima, sistem
                       harus otomatis memblokir proses pembayaran.
               3.  Integrasi Antar Siklus untuk Akurasi dan Real-time Costing

                   Untuk meningkatkan akurasi informasi biaya dan persediaan, integrasi lintas siklus harus
                   dilakukan sebagai berikut:
                   •   Siklus produksi harus mengirim data aktual penggunaan bahan, waktu kerja mesin,
                       dan output produksi ke sistem akuntansi biaya secara otomatis, didukung IoT.
                   •   Siklus pengeluaran harus dikaitkan langsung dengan permintaan produksi, bukan
                       sekadar stok minimum, sehingga PO yang dikeluarkan benar-benar mendukung jadwal
                       produksi.
                   •   Siklus pendapatan (khususnya retur pelanggan) harus memberi feedback ke AI untuk
                       memperbaiki forecast produksi, mencegah kelebihan stok produk yang kurang disukai
                       pasar.

                   •   Semua proses harus terhubung dalam dashboard manajemen berbasis cloud analytics
                       yang menyajikan  laporan  interaktif:  konsumsi bahan,  realisasi  produksi,  retur
                       pelanggan, dan deviasi biaya.

               Soal 2.

               Pembahasan:
               Ketidaksesuaian data sering terjadi bila sistem IoT menghasilkan data dalam volume besar
               tetapi tidak diproses dan disinkronkan secara tepat dengan sistem akuntansi biaya. Solusinya
               adalah dengan menggunakan Big Data Analytics untuk mengintegrasikan dan menganalisis data
               biaya aktual (material, tenaga kerja, overhead) secara real-time. Analytics juga memungkinkan
               perbandingan aktual vs anggaran, sehingga membantu identifikasi bottleneck dan perbaikan
               costing.





 142  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  143
   146   147   148   149   150   151   152   153   154   155   156