Page 150 - Sistem Informasi dan Pengendalian - Ikatan Akuntan Indonesia
P. 150

SISTEM INFORMASI
 DAN PENGENDALIAN INTERNAL                                                                     LEMBAR JAWABAN


                   Esai

                   Soal 1.
                   Pembahasan
                   1.  Kelemahan utama:
                       •   Tidak ada otorisasi dan sign-off pengguna untuk perubahan program.
                       •   Tidak dilakukan pengujian modifikasi program secara formal.
                       •   Pemisahan tugas antara pengguna, pengembang, dan penguji tidak diterapkan.
                       •   Dokumentasi dan approval modifikasi tidak tersedia.

                   2.  Prosedur audit yang seharusnya dilakukan:
                     IAI WEB VERSION
                       •   Verifikasi sign-off pengguna dan manajemen untuk setiap perubahan program.
                       •   Memeriksa dokumentasi pengujian dan hasil uji spesifikasi atas perubahan tersebut.
                       •   Mengamati implementasi perubahan dan memastikan pemisahan antara fungsi
                           pengembangan, pengujian, dan produksi.
                       •   Membandingkan source code lama dan baru untuk mendeteksi perubahan tidak sah


                   Soal 2.
                   Pembahasan
                   1.  Tujuan penggunaan CAATS:
                       •   Untuk menyaring dan menguji anomali transaksi dari jumlah data yang sangat besar.
                       •   Mengidentifikasi transaksi yang tidak sesuai pola normal (misalnya retur tanpa
                           referensi).
                       Masalah audit yang ditemukan:
                       •   Terdapat transaksi retur yang tidak sah karena tidak memiliki referensi transaksi
                           pembelian dan tidak diotorisasi.

                   2.  Langkah lanjutan auditor:
                       •   Verifikasi ke dokumen sumber atau sistem operasional untuk memastikan apakah
                           retur benar-benar terjadi.
                       •   Lakukan  wawancara  dengan  pihak  logistik  dan  keuangan  untuk  memahami proses
                           retur dan kelemahannya.
                       •   Evaluasi apakah pengendalian sistem retur perlu diperkuat, seperti implementasi
                           validasi dan approval otomatis.
                       •   Uji efektivitas kontrol otorisasi, termasuk memastikan integritas data antar modul
                           sistem.























 140  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  141
   145   146   147   148   149   150   151   152   153   154   155