Page 218 - Modul CA - Manajemen Perpajakan
P. 218
BAB 12: MANAJEMEN PAJAK DALAM PEMANFAATAN TAX INCENTIVE
a. Menentukan kelayakan (eligibility)
• Pastikan perusahaan atau entitas memenuhi kriteria sektor usaha yang diberi insentif
— misalnya “pioneer industries” yang memiliki nilai tambah tinggi, penggunaan
teknologi, ekspor, keterkaitan industri, dan sebagainya.
• Pastikan jumlah nilai investasi atau jenis kegiatan investasi sesuai dengan ketentuan
(misalnya investasi minimum tertentu).
• Pastikan lokasi kegiatan usaha atau domisili entitas memenuhi syarat apabila insentif
mencakup wilayah khusus (seperti kawasan IKN/daerah mitra).
• Pastikan struktur kepemilikan atau status perusahaan (domestik atau multinasional)
IAI WEB VERSION
karena terdapat ketentuan khusus yang membatasi atau menyesuaikan insentif untuk
perusahaan multinasional berdasarkan global minimum tax.
b. Memenuhi prosedur administratif
• Pengajuan melalui sistem yang disebutkan (seperti OSS) dan memenuhi dokumentasi
yang diminta, termasuk data investasi, rencana kegiatan, dukungan industri, tenaga
kerja, konten lokal, teknologi, dan lainnya.
• Pengajuan sebelum batas waktu yang ditentukan (misalnya pengajuan tax holiday
hingga 31 Desember 2025) agar tidak kehilangan kesempatan.
• Pelaporan dan pemenuhan kewajiban setelah memperoleh fasilitas — misalnya
pelaporan realisasi investasi, penggunaan fasilitas, aktivitas yang dilaksanakan sesuai
rencana, serta pemenuhan persyaratan penggunaan aset tetap atau penggunaan tenaga
kerja lokal apabila diminta.
c. Memahami syarat berkelanjutan dan risiko
• Insentif mungkin memiliki syarat berkelanjutan, misalnya penggunaan aset tetap
minimum dalam periode tertentu, penggunaan tenaga kerja lokal, pengeluaran untuk
R&D, atau pelaporan secara rutin. Jika syarat tidak dipenuhi, fasilitas dapat dicabut
atau dikenakan koreksi.
• Perusahaan multinasional harus memahami bahwa meskipun memperoleh insentif,
mereka tetap dapat dikenakan kewajiban tambahan seperti top-up tax akibat aturan
global minimum tax, yang dapat memengaruhi nilai manfaat insentif tersebut.
• Pastikan penghitungan, pencatatan, dan dokumentasi internal mendukung — misalnya
bukti investasi, realisasi penggunaan dana, audit internal, dan kesiapan menghadapi
pemeriksaan dari otoritas pajak. Modul ini perlu menekankan pentingnya integrasi
antara fungsi keuangan, investasi, dan pajak.
d. Strategi pemanfaatan
• Integrasikan rencana investasi dengan strategi pajak sejak tahap perencanaan — yaitu
saat memutuskan lokasi, jumlah investasi, teknologi yang digunakan, kontribusi lokal,
dan rencana penggunaan tenaga kerja. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih
insentif yang paling cocok dan memaksimalkan manfaat.
• Monitor regulasi secara berkala — karena seperti terlihat, regulasi insentif terus
berubah (contoh: penyesuaian karena global minimum tax, perpanjangan batas waktu
pengajuan).
Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 209

