Page 102 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 102

PELAPORAN KORPORAT




                     Selain itu, nilai persediaan akhir dihitung dengan cara mengurangi biaya tersedia dijual
                     dengan nilai BPP yaitu Rp214.000 – Rp130.000 = Rp84.000


                 2.   Masuk pertama keluar pertama (MPKP)
                     Rumus biaya MPKP atau First In First Out (FIFO) mengasumsikan bahwa unit persediaan
                     yang dibeli akan dijual terlebih dahulu, sehingga unit yang tersisa dalam persediaan akhir
                     adalah unit yang dibeli atau diproduksi kemudian. Mengacu pada ilustrasi di atas, 150
                     unit yang terjual berasal dari persediaan awal sebesar 100 unit, kemudian dilanjutkan
                     ke persediaan yang dibeli pada 1 Juni yaitu 50 unit, sehingga perhitungan BPP adalah
                     sebagai berikut:

                                                   Unit         Biaya per unit     Total BPP
                       IAI WEB VERSION
                     Persediaan, 1 Januari          100                 Rp800         Rp80.000
                     Pembelian, 1 Juni              50                  Rp900         Rp45.000
                                                    150                               Rp125.000

                     Dengan demikian nilai persediaan akhirnya adalah sebesar Rp214.000 – Rp125.000 =
                     Rp89.000

                 3.   Rata-rata tertimbang

                     Rumus biaya rata-rata tertimbang (weighted average) mengasumsikan bahwa biaya setiap
                     unit ditentukan berdasarkan biaya rata-rata tertimbang dari unit yang serupa pada awal
                     periode dan unit yang dibeli atau diproduksi selama periode tersebut. Mengacu pada
                     ilustrasi di atas, atas 150 unit yang terjual akan dikalikan dengan biaya rata-rata sebesar
                     Rp892 sehingga nilai BPP adalah sebagai berikut:

                                          Unit             Biaya per unit      Total BPP
                     Persediaan terjual         150        Rp892 (rata-rata)   Rp133.750

                     Dengan demikian nilai persediaan akhirnya adalah sebesar Rp214.000 – Rp133.750 =
                     Rp80.250 (dapat pula dihitung dengan cara 90 unit persediaan akhir x Rp892)


                 Persediaan Manufaktur

                 Seperti dijelaskan sebelumnya, perusahaan manufaktur memiliki tiga jenis akun persediaan
                 yaitu:

                 1.  Persediaan bahan baku (material inventory) adalah bahan material yang digunakan untuk
                     memproduksi produk. Biaya persediaan ini mencakup biaya pembelian, retur, biaya
                     angkut pembelian dan biaya-biaya lain sebagaimana telah dijelaskan di komponen biaya
                     perolehan.

                 2.  Persediaan dalam proses produksi (work in process inventory) adalah barang yang sudah
                     masuk tahap produksi tetapi belum selesai diproduksi. Biaya persediaan ini mencakup
                     pemakaian persediaan bahan baku ditambah biaya konversi.
                 3.  Persediaan barang jadi (finished good inventory) adalah barang yang sudah diproduksi
                     tetapi belum dikirim ke konsumen. Biaya persediaan ini mencakup total biaya untuk
                     memproduksi barang tersebut.







                 94                    Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak                Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak        95
   97   98   99   100   101   102   103   104   105   106   107