Page 101 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 101
BAB 4: ASET LANCAR
Kerugian persediaan Rp90.000
Persediaan Rp90.000
Rumus Biaya
Pengukuran nilai persediaan akhir dan BPP akan menjadi kompleks ketika biaya per unit
persediaan berubah-ubah selama periode akuntansi. Masalah yang muncul adalah bagaimana
biaya dari persediaan tersedia untuk dijual harus dibagi antara nilai persediaan akhir (atas
persediaan yang masih tersisa di gudang dan nilai BPP (atas persediaan yang terjual). Hal
tersebut sangat tergantung dari dengan rumus biaya (asumsi arus biaya) yang digunakan.
IAI WEB VERSION
Biaya persediaan dapat dihitung dengan tiga rumus biaya yaitu identifikasi khusus, masuk
pertama keluar pertama (MPKP) dan rata-rata tertimbang. Perusahaan menggunakan rumus
biaya yang sama terhadap seluruh persediaan yang memiliki sifat dan kegunaaan yang
sama. Sebaliknya, untuk persediaan yang memiliki sifat dan kegunaan yang berbeda, maka
perusahaan boleh menggunakan rumus biaya yang berbeda.
Untuk dapat memahami penggunaan ketiga rumus biaya tersebut, asumsikan PT ProSell
memiliki informasi persediaan produk A sebagai berikut:
Unit Biaya per unit Total biaya
Persediaan, 1 Januari 100 Rp800 Rp80.000
Pembelian, 1 Juni 60 Rp900 Rp54.000
Pembelian,1 Oktober 80 Rp1000 Rp80.000
Tersedia untuk dijual 240 Rata-rata = Rp892 Rp214.000
Penjualan (150) ? ?
Persediaan akhir 90 ? ?
1. Identifikasi khusus
Jika perusahaan menggunakan rumus biaya identifikasi khusus (specific identification)
berarti biaya-biaya tertentu diatribusikan ke unit persediaan tertentu yang telah
diidentifikasi. Cara ini sesuai untuk unit persediaan untuk proyek tertentu dan tidak sesuai
untuk unit persediaan yang dapat saling menggantikan satu sama lain. Cara ini biasa
digunakan untuk persediaan seperti lukisan, perhiasan, mobil mewah, dan sebagainya.
Mengacu pada contoh ilustrasi di atas, diasumsikan bahwa 150 unit yang terjual tersebut
berasal dari 100 unit persediaan awal dan 50 unit dari persediaan yang dibeli pada 1
Oktober.
Dengan demikian, BPP yang diakui adalah sebesar Rp130.000, dengan perhitungan sebagai
berikut:
Unit Biaya per unit Total BPP
Persediaan, 1 Januari 100 Rp800 Rp80.000
Pembelian, 1 Oktober 50 Rp1.000 Rp50.000
150 Rp130.000
92 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 93

