Page 103 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 103

BAB 4: ASET LANCAR




                   Untuk  mengilustrasikan  pengukuran  persediaan di  perusahaan manufaktur,  asumsikan PT
                   Creative memproduksi sepeda, dengan informasi persediaan bahan baku sebagai berikut:

                                                                                        Nilai
                                    Persediaan bahan baku awal periode                Rp154.000
                                    Pembelian persediaan bahan baku periode tersebut  Rp273.000
                                    Persediaan bahan baku akhir periode               Rp163.000


                   Mengacu pada informasi di atas, maka terdapat pemakaian bahan baku untuk produksi sepeda
                   sebesar Rp264.000 (Rp154.000 + Rp273.000 – Rp163.000). PT Creative akan mereklasifikasi
                   persediaan bahan baku menjadi persediaan dalam proses, dengan jurnal berikut:
                       IAI WEB VERSION
                                    Persediaan dalam proses Rp264.000
                                            Persediaan bahan baku Rp264.000


                   Selain biaya bahan baku, untuk memproduksi sepeda tersebut, PT Creative juga mengeluarkan
                   biaya konversi sebesar Rp330.000, yang terdiri dari biaya honor karyawan pabrik Rp151.000,
                   alokasi supervisor pabrik sebesar Rp24.000, alokasi biaya overhead sebesar Rp155.000.

                   Biaya konversi tersebut akan menambah nilai persediaan dalam proses, dengan jurnal berikut:

                                    Persediaan dalam proses Rp330.000
                                         Tenaga kerja langsung Rp151.000
                                         Tenaga kerja tidak langsung Rp24.000
                                         Alokasi overhead Rp155.000

                   PT Creative juga memiliki informasi lain terkait persediaan dalam proses sebagai berikut:

                                                                                      Nilai
                                    Persediaan dalam proses awal periode               Rp19.000
                                    Persediaan bahan baku akhir periode               Rp43.000


                   Ketika proses produksi telah  selesai,  maka persediaan dalam  proses  akan direklasifikasi
                   menjadi persediaan barang jadi, sebesar total biaya manufaktur yang terjadi pada periode
                   tersebut. Biaya manufaktur tersebut dihitung dengan rumus yaitu persediaan dalam proses
                   awal Rp19.000 + penggunaan bahan baku Rp262.000 + biaya konversi Rp330.000 – persediaan
                   dalam proses akhir Rp43.000 = Rp570.000. Jurnal pengakuan persediaan barang jadi adalah
                   sebagai berikut:


                                   Persediaan barang jadi Rp570.000
                                        Persediaan dalam proses Rp570.000


                   PT Creative juga memiliki informasi persediaan barang jadi sebagai berikut:

                                                                                       Nilai
                                   Persediaan barang jadi awal periode                 Rp69.000
                                   Persediaan barang jadi akhir periode                Rp66.000








 94  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  95
   98   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108