Page 123 - Sistem Informasi dan Pengendalian (2 Maret 2026)
P. 123

SISTEM INFORMASI
 DAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSI  BAB 8: SIKLUS PROSES BISNIS PENDUKUNG: BUKU BESAR DAN PELAPORAN




                 TUJUAN PEMBELAJARAN:
                 1.  Mengidentifikasi major threat dalam aktivitas pelaporan dan mengevaluasi kecukupan pengendalian
                     internal.
                 2.   Memahami dampak pengembangan TI seperti XBRL dan perubahan requirement dalam pelaporan
                     kepihak eksternal terhadap desain buku besar dan sistem pelaporan.



               8.1  PENDAHULUAN


               Siklus  buku  besar  dan  pelaporan  berisikan  proses  memutakhirkan  akun  di  buku  besar  dan
                IAI WEB VERSION
               mengikhtisarkannya dalam laporan yang mencerminkan operasi perusahaan. Siklus ini menjadi
               muara untuk data yang bersumber dari:

               1.  Setiap sub sistem yang ada dalam system akuntansi, yaitu berupa jurnal yang meringkas
                   aktivitas rutin terkait sub sistem atau siklus tersebut.
               2.  Treasurer, pihak yang menyiapkan jurnal berkaitan dengan aktivitas non rutin seperti
                   transaksi dengan kreditur dan investor.
               3.  Bagian anggaran,  yang menyediakan data berkaitan dengan nilai anggaran.
               4.  Controller, pihak yang menyiapkan jurnal penyesuaian.

               Informasi yang dihasilkan dari siklus ini tentunya disyaratkan memenuhi kebutuhan pengguna
               internal dan eksternal. Selain itu, sistem buku besar dan pelaporan, dirancang agar mampu
               memproduksi laporan baik yang bersifat periodik dan regular atau yang bersifat non regular.

               8.2 SISTEM  INFORMASI  DALAM  SIKLUS  BUKU  BESAR  DAN
                    PELAPORAN


               Sebuah siklus buku besar dan pelaporan akan berisi 4 aktivitas rutin berikut:
               1.  Pemutakhiran buku besar
               2.  Posting ayat jurnal penyesuaian
               3.  Menyiapkan laporan keuangan
               4.  Membuat laporan manajerial,


               Laporan manajerial ini diantaranya berkaitan dengan:
               a.  Laporan untuk verifikasi akurasi proses posting, misalnya laporan daftar journal vouchers
                   secara urutan nomor voucher, nomor akun, atau tanggal.  Selain itu, dapat juga berupa
                   laporan daftar akun buku besar berserta saldo.
               b.  Anggaran untuk perencanaan dan evaluasi kinerja dari sisi anggaran operasi, belanja
                   modal, dan arus kas.

               8.3 XBRL (EXTENSIBLE BUSINESS REPORTING LANGUAGE) DALAM
                    PROSES PELAPORAN

               Sebuah entitas dapat memproduksi laporan keuangan dalam beragam format elektronik seperti
               namun pdf, notepad, jpg. Namun format ini cenderung tidak fleksibel dan tidak efisien karena
               akan membutuhkan usaha tambahan untuk mengubah setiap format menjadi kebutuhan
               pengguna yang akan melakukan analisis mendalam. Sebagai contoh OJK, Bank Indonesia,
               BEI memiliki persyaratan format yang berbeda dalam mengumpulkan laporan dari entitas,




 114  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  115
   118   119   120   121   122   123   124   125   126   127   128