Page 65 - Sistem Informasi dan Pengendalian (2 Maret 2026)
P. 65

SISTEM INFORMASI
 DAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSI              BAB 4: SISTEM INFROMASI DAN PENGENDALIAN INTERNAL



                    No.              Elemen                                    Deskripsi
                                                         Pendekatan umum manajemen dalam pengambilan
                         Filosofi manajemen, gaya
                     1.                                  keputusan, gaya kepemimpinan, dan tingkat toleransi
                         operasional, dan selera risiko
                                                         risiko.
                         Komitmen terhadap integritas,   Dedikasi organisasi terhadap kejujuran, perilaku etis,
                     2.
                         nilai etika, dan kompetensi     serta kualifikasi dan kemampuan pegawai.
                         Pengawasan pengendalian internal  Peran dewan direksi dalam mengawasi efektivitas sistem
                     3.
                         oleh dewan direksi              pengendalian internal.
                                                         Pengaturan posisi, tanggung jawab, dan jalur pelaporan
                     4.  Struktur organisasi
                                                         dalam organisasi.
                         Metode penetapan wewenang       Proses dan sistem dalam mendistribusikan wewenang
                     5.
                         dan tanggung jawab              serta menetapkan tanggung jawab kepada pihak terkait.
                     6.  Standar SDM untuk menarik,      Praktik SDM dalam rekrutmen, pelatihan,
                         mengembangkan, dan              pengembangan, dan retensi tenaga kerja yang
                         mempertahankan individu kompeten berkualitas.
                                                         Faktor luar yang memengaruhi organisasi, seperti
                     7.  Pengaruh eksternal
                                                         peraturan, kondisi pasar, atau tekanan publik.

               2.  Penilaian Risiko

               Organisasi harus mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko-risikonya. Organisasi
               harus menetapkan sasaran sehingga kegiatan operasional dapat berjalan dengan baik.
               •   Specifying objectives clearly enough for risks to be identified and assessed.

               •  IAI WEB VERSION
                   Identifying and analyzing risks to determine how they should be managed.
               •   Considering the potential of fraud.
               •   Identifying  and  assessing  changes  that  could  significantly  impact  the  system  of  internal
                   control.
               Manajemen bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan menilai berbagai ancaman yang
               dihadapi perusahaan. Proses ini mencakup penilaian terhadap seluruh jenis ancaman, baik
               yang bersifat alamiah maupun politis, kesalahan perangkat lunak, kerusakan peralatan,
               tindakan  yang  tidak  disengaja,  hingga  tindakan  yang  disengaja  seperti  kecurangan  (fraud).
               Pertimbangan terhadap risiko kecurangan menjadi sangat penting karena hal ini merupakan
               salah satu dari 17 prinsip dalam kerangka kerja pengendalian internal (IC framework).

               Manajemen harus dapat mengidentifikasi dan menganalisis risiko untuk menentukan
               bagaimana risiko tersebut sebaiknya ditangani. Mereka juga perlu memperhatikan dan menilai
               perubahan-perubahan yang dapat berdampak signifikan terhadap sistem pengendalian internal.

               Risiko dari ancaman yang telah diidentifikasi harus dinilai dengan beberapa pendekatan, antara
               lain: kemungkinan terjadinya (likelihood), dampak positif dan negatif, baik secara individu
               maupun berdasarkan kategori, pengaruhnya terhadap unit organisasi lain, serta dilihat dari
               sisi risiko inheren dan risiko residual.
               •   Risiko inheren adalah kerentanan suatu akun atau transaksi terhadap masalah pengendalian
                   yang signifikan apabila tidak ada pengendalian internal.
               •   Risiko residual adalah risiko yang tersisa setelah manajemen menerapkan pengendalian
                   internal atau tanggapan lain terhadap risiko.






 56  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  57
   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70