Page 61 - Sistem Informasi dan Pengendalian (2 Maret 2026)
P. 61

SISTEM INFORMASI
 DAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSI              BAB 4: SISTEM INFROMASI DAN PENGENDALIAN INTERNAL



               2.  Pengendalian aplikasi untuk memastikan transaksi telah diproses dengan benar.
                   Pengendalian aplikasi menekankan pada akurasi, kelengkapan, validitas dan otorisasi
                   data yang diperoleh, dimasukkan, diproses, disimpan, dipindahkan ke sistem lain, serta
                   dilaporkan.

               Robert Simons dalam Romney dan  Steinbart (2012), seorang  professor bidang bisnis  dari
               Harvard menemukan empat level pengendalian untuk membantu manajemen dalam mengatasi
               konflik antara kreativitas dan pengendalian. Keempat level pengendalian tersebut adalah:
               1.  Belief system menggambarkan bagaimana suatu organisasi menciptakan nilai, membantu
                   para pegawainya dalam memahami visi manajemen, mengkomunikasikan nilai-nilai dasar
                   dari organisasi tersebut dan menginspirasi para pegawainya untuk menerapkan dalam
                IAI WEB VERSION
                   nilai-nilai tersebut.
               2.  Boundary system membantu para pegawai agar dapat bertindak etis dengan menetapkan
                   batasan-batasan  atas  perilaku  pegawai.  Pegawai  tidak  harus  diberitahu  apa  yang  harus
                   mereka lakukan, melainkan mereka didorong untuk secara kreatif menyelesaikan masalah
                   dan memenuhi kebutuhan pelanggan sembari memenuhi standar kinerja minimumnya
                   dan menghindari tindakan-tindakan yang mungkin dapat merusak reputasi mereka.

               3.  Diagnostic control system mengukur, memonitor dan membandingkan kemajuan actual
                   perusahaan dengan anggaran dan target kinerjanya. Umpan balik dapat membantu
                   manajemen untuk menyesuaikan dan memperbaiki input dan proses sehingga output di
                   masa mendatang dapat memenuhi target kinerja yang diinginkan.
               4.  Interactive control system membantu manajemen untuk memusatkan perhatian dari
                   bawahannya hanya ke isu-isu strategis dan lebih terlibat dalam proses pengambilan
                   keputusan. Data sistem interaktif diinterpretasikan dan dibahas secara tatap muka dalam
                   suatu rapat antara atasan, bawahan dan rekan sejawatnya.

               4.3  MEMBANDINGKAN KERANGKA PENGENDALIAN INTERNAL

               Dalam mengembangkan kerangka pengendalian internal terdapat beberapa pendekatan yang
               digunakan. Tiga pendekatan yang umumnya digunakan adalah sebagai berikut:


               4.3.1  COBIT Framework
               Information System Audit and Control Association (ISACA) mengembangkan kerangka Control

               Objectives  for  Information  and  Related  Technology  (COBIT).  COBIT  menyusun  standar
               pengendalian dari 36 sumber yang berbeda ke dalam satu kerangka tuggal yang memungkinkan
               untuk (1) menjadi acuan bagi manajemen untuk melakukan praktik pengamanan dan
               pengendalian dari lingkungan teknologi Informasi (TI), (2) digunakan bagi para pengguna untuk
               memastikan terdapat pengamanan dan pengendalian  TI yang memadai, dan (3) digunakan
               oleh para auditor untuk menghasilkan opini audit serta untuk memberikan masukan-masukan
               dalam hal yang terkait dengan keamanan dan pengendalian TI.


               COBIT adalah framework menyeluruh yang menyediakan struktur konseptual, panduan praktis,
               dan model pengukuran kinerja untuk tata kelola dan manajemen TI. COBIT menjadi acuan
               internasional dalam tata kelola TI dan digunakan oleh berbagai sektor, termasuk pemerintah,
               korporasi multinasional, perbankan, dan sektor publik.







 52  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  53
   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66