Page 66 - Sistem Informasi dan Pengendalian - Ikatan Akuntan Indonesia
P. 66

SISTEM INFORMASI
 DAN PENGENDALIAN INTERNAL                                  BAB 4: SISTEM INFORMASI DAN PENGENDALIAN INTERNAL



                        No.              Elemen                                    Deskripsi
                                                              Pendekatan umum manajemen dalam pengambilan
                             Filosofi manajemen, gaya
                         1.                                   keputusan, gaya kepemimpinan, dan tingkat toleransi
                             operasional, dan selera risiko
                                                              risiko.
                             Komitmen terhadap integritas,    Dedikasi organisasi terhadap kejujuran, perilaku etis,
                         2.
                             nilai etika, dan kompetensi      serta kualifikasi dan kemampuan pegawai.
                             Pengawasan pengendalian internal  Peran dewan direksi dalam mengawasi efektivitas sistem
                         3.
                             oleh dewan direksi               pengendalian internal.
                                                              Pengaturan posisi, tanggung jawab, dan jalur pelaporan
                         4.  Struktur organisasi
                                                              dalam organisasi.
                             Metode penetapan wewenang        Proses dan sistem dalam mendistribusikan wewenang
                         5.
                             dan tanggung jawab               serta menetapkan tanggung jawab kepada pihak terkait.
                         6.  Standar SDM untuk menarik,       Praktik SDM dalam rekrutmen, pelatihan,
                             mengembangkan, dan               pengembangan, dan retensi tenaga kerja yang
                             mempertahankan individu kompeten berkualitas.
                                                              Faktor luar yang memengaruhi organisasi, seperti
                         7.  Pengaruh eksternal
                                                              peraturan, kondisi pasar, atau tekanan publik.

                   2.  Penilaian Risiko

                   Organisasi harus mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko-risikonya. Organisasi
                   harus menetapkan sasaran sehingga kegiatan operasional dapat berjalan dengan baik.
                   •   Specifying objectives clearly enough for risks to be identified and assessed.
                   •   Identifying and analyzing risks to determine how they should be managed.
                   •  IAI WEB VERSION
                       Considering the potential of fraud.
                   •   Identifying  and  assessing  changes  that  could  significantly  impact  the  system  of  internal
                       control.
                   Manajemen bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan menilai berbagai ancaman yang
                   dihadapi perusahaan. Proses ini mencakup penilaian terhadap seluruh jenis ancaman, baik
                   yang bersifat alamiah maupun politis, kesalahan perangkat lunak, kerusakan peralatan,
                   tindakan  yang  tidak  disengaja,  hingga  tindakan  yang  disengaja  seperti  kecurangan  (fraud).
                   Pertimbangan terhadap risiko kecurangan menjadi sangat penting karena hal ini merupakan
                   salah satu dari 17 prinsip dalam kerangka kerja pengendalian internal (IC framework).


                   Manajemen harus dapat mengidentifikasi dan menganalisis risiko untuk menentukan
                   bagaimana risiko tersebut sebaiknya ditangani. Mereka juga perlu memperhatikan dan menilai
                   perubahan-perubahan yang dapat berdampak signifikan terhadap sistem pengendalian internal.

                   Risiko dari ancaman yang telah diidentifikasi harus dinilai dengan beberapa pendekatan, antara
                   lain: kemungkinan terjadinya (likelihood), dampak positif dan negatif, baik secara individu
                   maupun berdasarkan kategori, pengaruhnya terhadap unit organisasi lain, serta dilihat dari
                   sisi risiko inheren dan risiko residual.
                   •   Risiko inheren adalah kerentanan suatu akun atau transaksi terhadap masalah pengendalian
                       yang signifikan apabila tidak ada pengendalian internal.

                   •   Risiko residual adalah risiko yang tersisa setelah manajemen menerapkan pengendalian
                       internal atau tanggapan lain terhadap risiko.







 56  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  57
   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71