Page 71 - Sistem Informasi dan Pengendalian (2 Maret 2026)
P. 71
SISTEM INFORMASI
DAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSI BAB 4: SISTEM INFROMASI DAN PENGENDALIAN INTERNAL
Langkah Pengendalian Penjelasan dan Contoh Praktik
Kebijakan dan Prosedur Harus ada kebijakan tertulis yang diterapkan secara
yang Ditegakkan konsisten. Misal penggunaan enskripsi data.
Lakukan rekonsiliasi berkala antara catatan akuntansi
Pencatatan Aset yang dan jumlah fisik aset seperti kas, persediaan,
Akurat
perlengkapan kantor.
Gunakan brankas, ruang terkunci, register kas, lockbox,
Pembatasan Akses Fisik ke dan sistem akses terbatas untuk melindungi aset dari
Aset
pencurian atau penyalahgunaan.
Simpan dokumen penting di tempat anti api, lemari
Perlindungan Dokumen dan terkunci, lakukan backup berkala, dan simpan salinan di
Catatan
IAI WEB VERSION
lokasi berbeda (off-site).
Perlindungan melalui Teknologi blockchain menyediakan integritas data
Teknologi (Blockchain) tinggi:
G. Pemeriksaan Independen atas Kinerja (Independent Checks on Performance)
Pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kedua (bukan pelaksana awal transaksi)
sangat penting untuk memastikan proses transaksi berlangsung akurat dan andal,
serta membantu mendeteksi kesalahan atau potensi kecurangan sejak dini.
Tujuan pemeriksaan ini untuk:
• Memastikan integritas proses transaksi
• Mengidentifikasi kesalahan input atau prosedural
• Mengurangi risiko kecurangan
• Meningkatkan akuntabilitas dan akurasi catatan keuangan
5. Informasi dan Komunikasi
Sistem informasi dan komunikasi menangkap dan mendistribusikan informasi yang diperlukan
untuk melaksanakan, mengelola dan mengendalikan kegiatan operasional organisasi.
• Obtaining or generating relevant, high-quality information to support internal control.
• Internally communicating information, including objectives and responsibilities, necessary
to support the other components of internal control.
• Communicating relevant internal control matters to external parties.
6. Monitoring
Keseluruhan proses harus dimonitor, dan modifikasi dilakukan bila diperlukan, sehingga
sistem dapat berubah jika kondisinya juga memerlukan demikian.
• Selecting, developing, and performing ongoing or separate evaluations of the components
of internal control
• Evaluating and communicating deficiencies to those responsible for corrective action,
including senior management and the board of directors, where appropriate
62 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 63

