Page 98 - Sistem Informasi dan Pengendalian (2 Maret 2026)
P. 98

SISTEM INFORMASI
            DAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM AKUNTANSI                                                                                                                                      BAB 6: SIKLUS PROSES BISNIS MANUFAKTUR



            4.  Menerima pembayaran kas (cash collection)
                Langkah terakhir dari siklus pendapatan adalah menerima dan memproses pembayaran
                dari para pelanggan.

            6.1.2  Siklus Pengeluaran

            Siklus pengeluaran  (expenditure  cycle)  adalah  rangkaian  kegiatan  bisnis  dan  operasional
            pemrosesan data terkait yang berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan
            jasa. Tujuan utama dari aktivitas siklus pengeluaran adalah untuk meminimalkan total biaya
            perolehan persediaan, memelihara persediaan, perlengkapan dan beragam jasa lainnya yang
            harus dilakukan oleh perusahaan.
                IAI WEB VERSION

            Pada siklus pengeluaran, terdapat 3 aktivitas dasar bisnis yaitu:
            1.  Memesan barang, persediaan, dan jasa (ordering materials, supplies and services)
                Aktivitas pertama dalam siklus pengeluaran adalah memesan persediaan atau perlengkapan.
                Tahapan ini melibatkan penentuan atas apa, kapan dan berapa banyak barang/
                perlengkapan/jasa yang dibeli dan selanjutnya memilih pemasok.
            2.  Menerima dan menyimpan barang, persediaan, dan jasa (receiving materials, supplies and

                services)
                Aktivitas kedua dalam siklus pengeluaran adalah penerimaan dan penyimpanan barang
                yang dipesan. Departemen penerimaan yang bertanggungjawab dalam menerima barang
                yang dikirim oleh pelanggan. Biasanya Departemen Penerimaan ini kemudian melaporkan
                barang yang diterima ke manajer gudang, yang kemudian dilaporkan ke kepala departemen
                produksi. Departemen penyimpanan barang, yang juga bertanggungjawab pada manajer
                gudang, bertanggungjawab atas penyimpanan barang. Informasi mengenai penerimaan
                barang yang dipesan harus dikomunikasikan ke fungsi pengendalian persediaan untuk
                memutakhirkan catatan persediaan.


                Ketika barang yang dipesan datang, petugas penerima barang harus membandingkan
                nomor pesanan pembelian yang tertera di lembar pengiriman dari pemasok dengan arsip
                pesanan pembelian untuk memastikan bahwa barang yang dikirim adalah benar-benar
                barang yang dipesan. Petugas penerima barang kemudian menghitung kuantitas barang
                yang diterima. Sebelum memindahkan barang ke gudang atau pabrik, petugas penerima
                barang juga harus memeriksa setiap pengiriman untuk memastikan tidak ada barang
                rusak yang diterima.

            3.  Memberikan persetujuan atas tagihan pemasok (approving supplier invoices)

                Aktivitas ketiga dalam siklus pengeluaran adalah menyetujui tagihan dari pemasok untuk
                dibayar. Departemen hutang memberikan persetujuan atas tagihan-tagihan dari pemasok
                untuk dibayar. Kewajiban hukum untuk membayar kepada pemasok akan muncul setelah
                barang diterima. Untuk beberapa alasan praktis, hampir sebagian besar perusahaan hanya
                akan mencatat hutang setelah barang diterima dan tagihan disetujui oleh departemen
                hutang. Ketika tagihan diterima, departemen hutang harus mencocokkannya dengan
                pesanan pembelian dan laporan penerimaan barang. Kombinasi dari tagihan pemasok
                dan dokumentasi pendukung lainnya dinamakan voucher package.





             90                    Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak                Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak         91
   93   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103