Page 98 - Sistem Informasi dan Pengendalian - Ikatan Akuntan Indonesia
P. 98

SISTEM INFORMASI
 SISTEM INFORMASI
 D
 DAN PENGENDALIAN INTERNALAN PENGENDALIAN INTERNAL                      BAB 6: SIKLUS PROSES BISNIS MANUFAKTUR


                     TUJUAN PEMBELAJARAN:
                     1.   Review atas proses bisnis utama dalam perusahaan manufaktur.
                     2.   Mengidentifikasi major threat dalam aktivitas bisnis di atas dan mengevaluasi kecukupan pengendalian
                         internal.
                     3.  Menjelaskan cloud computing sebagai pemampu dalam akuntansi.
                     4.   Menjelaskan bagaimana IOT mempengaruhi proses bisnis sistem akuntansi.
                     5.   Menjelaskan  bagaimana  otomatisasi  dan  artificial  intelligence  (AI)  dalam  sistem  akuntansi  dapat
                         mempengaruhi peran dan efektivitas akuntan.
                     6.   Menjelaskan bagaimana penerapan big data dan data analytics dapat mengembangkan efektifitas
                         akuntansi dan audit.
                     7.   Menjelaskan  fitur-fitur dan aplikasi utama  teknologi Blockchain  dan  distributed ledger  didalam
                     IAI WEB VERSION
                         akuntansi.


                   6.1  MEMAHAMI PROSES BISNIS UTAMA PERUSAHAAN MANUFAKTUR:
                        SIKLUS PENDAPATAN, SIKLUS PENGELUARAN DAN SIKLUS
                        PRODUKSI

                   Dalam perusahaan manufaktur, aktivitas bisnis utama yang dilaksanakan terdiri dari tiga
                   siklus utama, yakni siklus pendapatan, siklus pengeluaran dan siklus produksi.
                   6.1.1  Siklus Pendapatan


                   Siklus pendapatan (revenue cycle) adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan
                   informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan
                   dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan-penjualan tersebut. Tujuan utama dari
                   siklus pendapatan ini adalah untuk menyediakan produk yang tepat di tempat yang tepat di
                   waktu yang tepat dengan harga yang tepat.
                   Pada siklus pendapatan, terdapat 4 aktivitas dasar bisnis yaitu :
                   1.  Memasukkan pesanan penjualan (sales order entry)

                       Siklus pendapatan dimulai dari penerimaan pesanan dari para pelanggan. Departemen
                       penjualan, biasanya yang memproses pesanan penjualan dari para pelanggan. Namun saat
                       ini dengan kemajuan teknologi, makin tinggi peran para pelanggan dalam memasukkan
                       sendiri pesanan mereka melalui website perusahaan.

                       Proses memasukkan pesanan penjualan ini meliputi tiga tahap, yakni menerima pesanan
                       pelanggan, memeriksa dan menyetujui permohonan kredit dari pelanggan (jika transaksinya
                       secara kredit), dan mengecek ketersediaan barang.

                   2.  Mengirim pesanan (shipping)
                       Aktivitas dasar kedua dalam siklus pendapatan adalah memenuhi pesanan pelanggan
                       dan mengirimkan barang dagangan yang dinginkan tersebut. Proses ini terdiri dari dua
                       tahap yakni memilih dan mengemas pesanan, dan mengirimkan barang yang dipesan.
                       Aktivitas ini umumnya dilakukan oleh departemen gudang dan pengiriman.
                   3.  Penagihan dan piutang usaha (billing and accounts receivable)
                       Aktivitas dasar ketiga dalam siklus akuntansi pendapatan melibatkan penagihan ke para
                       pelanggan dan memelihara data piutang usaha. Proses yang dilakukan dalam aktivitas
                       ini terdiri dari dua tahap, yakni menagih pelanggan dan memutakhirkan data piutang,
                       yang dilakukan oleh dua unit kerja yang berbeda di dalam departemen akuntansi.





 88  Hak Cipta     Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak        89
 88
 Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak
   93   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103