Page 100 - Sistem Informasi dan Pengendalian - Ikatan Akuntan Indonesia
P. 100

SISTEM INFORMASI
 DAN PENGENDALIAN INTERNAL                                              BAB 6: SIKLUS PROSES BISNIS MANUFAKTUR



                   4.  Pengeluaran kas (cash disbursement)
                       Aktivitas terakhir dari siklus pengeluaran adalah melakukan pembayaran kas kepada
                       pemasok. Kasir, yang melaporkan ke bendahara, bertanggungjawab untuk membayar
                       kepada pemasok. Pemisahan tugas penanggung jawab kas yang dilakukan oleh kasir, dari
                       fungsi otorisasi dan  pencatatan kas, masing-masing harus dilakukan oleh departemen
                       pembelian dan departemen hutang. Pembayaran dilakukan ketika departemen hutang
                       dagang mengimkan voucher package (tagihan pemasok dan dokumen pendukung lainnya)
                       ke kasir.

                   6.1.3  Siklus Produksi

                   Siklus produksi adalah rangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan data terkait yang terus
                   terjadi yang berkaitan dengan pembuatan produk. Sistem informasi siklus produksi memberikan
                   informasi (pesanan pelanggan dan proyeksi penjualan) yang digunakan untuk perencanaan
                   produksi dan persediaan. Sebaliknya, sistem informasi siklus produksi mengirimkan informasi
                   kepada siklus pendapatan mengenai barang jadi yang telah diproduksi dan yang tersedia untuk
                   dijual. Informasi mengenai bahan baku dikirimkan ke sistem informasi siklus pengeluaran dalam
                   bentuk permintaan pembelian. Sebaliknya, sistem informasi siklus pengeluaran memberikan
                   informasi bagi sistem informasi siklus produksi mengenai bahan baku yang diperoleh, dan
                   juga mengenai pengeluaran lainnya yang termasuk di dalam overhead produksi.

                   Dalam siklus produksi terdapat empat aktivitas utama yang dilakukan yakni:

                   1.  Perancangan produksi (production design)
                     IAI WEB VERSION
                       Tahap pertama dari siklus produksi adalah perancangan produksi.  Tujuannya adalah
                       untuk menciptakan suatu produk yang mampu memenuhi keinginan pelanggan dalam
                       hal kualitas, durabilitas, dan fungsionalitasnya sambil secara simultan meminimalkan
                       biaya produksinya.
                   2.  Perencanaan dan penjadwalan (planning and scheduling)

                       Tahap kedua dari siklus produksi adalah perencanaan dan penjadwalan.  Tujuannya
                       adalah untuk mengembangan suatu perencanaan produksi yang seefisien mungkin untuk
                       memenuhi pesanan-pesanan yang ada dan mengantisipasi lonjakan permintaan  jangka
                       pendek sambil meminimalkan persediaan bahan baku maupun barang jadi.

                   3.  Operasi produksi (production operation)

                       Tahap ketiga dari siklus produksi adalah pelaksanaan produksi. Cara bagaimana perusahaan
                       menjalankan produksinya sangat beragam, bergantung pada jenis produk yang akan
                       dihasilkan  dan tingkat  otomatisasi yang digunakan dalam proses produksinya. Dengan
                       menggunakan beragam bentuk teknologi informasi dalam proses produksi, seperti
                       robot dan mesin yang dikendalikan oleh komputer, yang disebut dengan  computer-
                       integrated manufacturing (CIM). Akuntan, tidak perlu sangat ahli memahami bagaimana
                       pengoperasian CIM berjalan, namun akuntan harus memahami bagaimana CIM ini
                       memengaruhi operasi maupun akuntansi biaya di perusahaan tersebut.












 90  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  Hak Cipta   2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak  91
   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104   105