Page 185 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 185
BAB 6: SEWA
nilai kini pembayaran kontraktual sewa dan nilai kini pembayaran sewa pada harga pasar
Jika transfer aset tidak memenuhi pengakuan untuk penjualan berdasarkan PSAK 115 maka:
1. Seller-lesse akan tetap mengakui aset dan mengakui liabilitas keuangan sebesar jumlah
yang diterima
2. Buyer-lessor tidak mengakui aset yang diterima melainkan mengakui aset keuangan sebesar
jumlah yang dibayarkan
Contoh 6.9 Sales and Lease Back: pengalihan Aset Merupakan Penjualan (Hrga Jual> Nilai Wajar):
PT ABC menjual pabrik miliknya dengan harga Rp2,8 miliar kepada PT XYZ dan kemudian menyewa
kembali kantor selama 10 tahun dengan pembayaran sewa tahunan sebesar Rp350 juta yang
IAI WEB VERSION
dibayarkan pada akhir tahun. Nilai kini pembayaran sewa tahunan adalah Rp2.348.528.000 (tingkat
bunga implisit 8%). Nilai tercatat kantor adalah Rp2 miliar dan nilai wajarnya adalah Rp2,5 miliar.
Berdasarkan penilaian berdasarkan PSAK 115, pengalihan aset ini memenuhi kriteria sebagai penjualan.
Diskusikan implikasi transaksi dan buatlah jurnal atas transaksi tersebut
Jawaban:
PT ABC menjual pabriknya dengan harga lebih tinggi dari jumlah tercatat dan nilai wajar kantor. Bagian
dari keuntungan yang berkaitan dengan kelebihan harga jual di atas nilai wajar (Rp300 juta) pada
dasarnya adalah pinjaman tambahan untuk PT ABC, yang akan dibayar kembali dengan pembayaran
sewa di masa depan. Dengan demikian, kelebihan harga jual Rp2,8 miliar di atas nilai wajar Rp2,5
miliar harus ditangguhkan dan diamortisasi selama periode penggunaan aset yang diperkirakan akan
digunakan, yaitu 10 tahun. Kelebihan nilai wajar atas jumlah tercatat harus segera diakui.
Jurnal yang dibuat PT ABC (Seller-Lessee):
Kas Rp2.800.000.000
Aset Hak Guna Rp1.638.822.400**
Aset Tetap-Pabrik Rp2.000.000.000
Liabilitas Sewa Rp2.048.528.000*
Keuntungan Penjualan Rp90.294.400***
(jurnal untuk mengakui penjualan pabrik dan mendefer (menunda) selisih harga jual dengan nilai wajar)
Penjelasan:
* Nilai kini pembayaran sewa tahunan termasuk didalamnya pinjaman tambahan Rp300 juta ( selisih
harga jual di atas nilai wajar bangunan). Sisanya Rp2.048.528.000 adalah hutang terkait sewa
bangunan.
** persentase hak guna dipertahankan = nilai kini sewa/nilai wajar asset =
Rp2.048.528.000/2.500.000.000 = 81,941%;
nilai aset hak guna = 81,941%* Rp 2 miliar (nilai buku aset) = Rp1.638.822.400
*** Keuntungan penjualan= Rp2,5 M- Rp2 M = Rp500 juta
Keutungan yang diakui adalah keuntungan terkait hak yang sudah ditransfer kepada buyer lessor
yaitu: (Rp500 juta/ Rp2,5 M) * (Rp2.5 M - Rp2.048.528.000) = Rp90.294.400
Sedangkan selisih terkait aset hak guna yang masih dipertahankan seller-lessee tidak diakui
sebagai keuntungan
Jurnal yang dibuat PT XYZ (Buyer-Lessor)
Bangunan Rp2.500.000.000
Aset Keuangan (Piutang) Rp300.000.000
Kas Rp2.800.000.000
176 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 177

