Page 337 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 337
BAB 12: PENDAPATAN
Adanya hak pelanggan untuk mengembalikan produk akan mempengaruhi jumlah pendapatan
yang dapat diakui entitas, karena harga transaksi hanya dapat mencakup jumlah imbalan
yang diharapkan menjadi hak entitas dan kemungkinan besar tidak terjadi pembalikan
jumlah pendapatan secara signifikan ketika ketidakpastian terkait pengembalian produk
sudah terselesaikan. Oleh karena itu, harga transaksi perlu diestimasi sama seperti imbalan
variabel lainnya, yaitu tidak memasukkan jumlah yang diekspektasi akan dikembalikan ke
pelanggan. Selain itu, entitas mengakui liabilitas pengembalian (refund liability) jika entitas
menerima imbalan dari pelanggan dan memperkirakan untuk mengembalikan beberapa atau
seluruh imbalan kepada pelanggan. Liabilitas pengembalian diukur pada jumlah imbalan
yang diterima (atau piutang) yang tidak diharapkan menjadi hak entitas (yaitu jumlah yang
tidak termasuk dalam harga transaksi).
IAI WEB VERSION
Contoh 12.7:
PT Nara mempunyai 100 kontrak penjualan barang dengan pelanggannya. Tiap kontrak mencakup
penjualan 1 unit barang dengan harga Rp1 juta (total Rp100 juta). Pelanggan membayar tunai pada
saat barang diserahkan ke pelanggan. Perusahaan memberikan hak kepada pelanggan untuk
mengembalikan barang dalam waktu 30 hari dan akan menerima pengembalian penuh.
Berdasarkan estimasi yang dilakukan, PT Nara mengestimasi bahwa 96 produk tidak akan dikembalikan.
Oleh karena itu, PT Nara tidak mengakui pendapatan atas 4 produk yang diestimasi akan dikembalikan.
Entitas mengakui pendapatan sebesar Rp96 juta dan liabilitas pengembalian sebesar Rp4 juta.
• Pembatasan atas imbalan variabel
Entitas perlu mengevaluasi apakah ada pembatasan atas imbalan variabel untuk
memastikan bahwa pendapatan yang diakui hanya sebatas nilai yang kemungkinan besar
tidak ada pembalikan jumlah pendapatan secara signifikan ketika ketidakpastian sudah
diselesaikan.
Contoh 12.8:
PT Lavisa menandatangani kontrak dengan pelanggan untuk menyediakan peralatan dan jasa konsultasi.
Harga transaksi untuk peralatan adalah Rp1.000 juta. Harga untuk jasa konsultasi adalah sebesar Rp10
juta, yang mana Rp6 juta bersifat tetap sedangkan sisanya Rp4 juta adalah kontinjen tergantung dari
apakah pelanggan dapat mengurangi biaya produksinya sebesar 5% selama periode 1 tahun.
PT Lavisa mengestimasi terdapat 60% kemungkinan bahwa fee jasa konsultasi akan menjadi hak
perusahaan. Pertimbangan apakah terdapat kemungkinan serta jumlah pembalikan pendapatan
dilakukan di level kontrak. Signifikansi pembalikan pendapatan dievaluasi di level kontrak secara
keseluruhan, yaitu Rp4 juta dibagi Rp1.010 juta atau sebesar 0,4%. Oleh karena itu, kemungkinan
adanya pembalikan pendapatan dianggap tidak signifikan.
• Keberadaan komponen pendanaan signifikan dalam kontrak (nilai waktu dari uang)
Dalam menentukan harga transaksi, jumlah imbalan yang dijanjikan perlu disesuaikan
dengan dampak nilai waktu uang, apabila waktu pembayaran yang disepakati dalam
kontrak memberikan pelanggan atau entitas manfaat signifikan berupa pendanaan atas
pengalihan barang atau jasa kepada pelanggan.
Tujuan dilakukan penyesuaian tersebut adalah agar entitas mengakui pendapatan sebesar
jumlah yang mencerminkan harga yang akan dibayar oleh pelanggan atas barang atau
jasa yang dijanjikan jika pelanggan telah membayar secara kas (yaitu harga jual kas).
328 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 329

