Page 335 - Modul CA - Pelaporan Korporat
P. 335
BAB 12: PENDAPATAN
Contoh 12.3:
Sama seperti Contoh 12.2, kecuali di dalam kontrak disebutkan bahwa sebagai bagian dari jasa instalasi,
perangkat lunak dapat disesuaikan secara substansial untuk menambah fungsi baru yang signifikan
untuk memungkinkan perangkat lunak tersebut terhubung dengan aplikasi perangkat lunak lainnya
yang digunakan oleh pelanggan. Jasa instalasi tersebut dapat disediakan oleh entitas lainnya.
Analisis:
Syarat dalam kontrak mengakibatkan adanya janji untuk menyediakan jasa signifikan atas integrasi
perangkat lunak berlisensi ke dalam sistem perangkat lunak yang sudah ada. Artinya, PT Muza
menggunakan lisensi dan jasa instalasi sebagai input untuk menghasilkan output gabungan, yaitu
sistem perangkat lunak yang terintegrasi sebagaimana ditentukan dalam kontrak. Oleh karena itu, janji
untuk mengalihkan lisensi tidak dapat diidentifikasi secara terpisah dari jasa instalasi. Dengan kata lain,
IAI WEB VERSION
lisensi perangkat lunak dan jasa instalasi tidak bersifat dapat dibedakan.
Berdasarkan analisis yang sama dalam Contoh 12.2, pembaharuan perangkat lunak dan dukungan
teknis bersifat dapat dibedakan. Oleh karena itu, terdapat tiga kewajiban pelaksanaan dalam kontrak
untuk barang atau jasa:
1. Penyesuaian perangkat lunak (yang terdiri dari lisensi perangkat lunak dan jasa instalasi)
2. Pembaharuan perangkat lunak; dan
3. Dukungan teknis.
Tahap 3: Menentukan harga transaksi
Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diharapkan menjadi hak entitas dalam pertukaran
untuk mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah
yang ditagih atas nama pihak ketiga.
Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan entitas dalam menentukan harga transaksi adalah:
• Imbalan variabel
Besaran imbalan dapat bervariasi karena diskon, rabat, pengembalian dana, kredit,
konsesi harga, insentif, bonus kinerja, denda, atau item lain yang serupa. Imbalan juga
dapat bervariasi jika hak entitas terhadap imbalan kontinjen terhadap peristiwa masa
depan yang terjadi atau tidak terjadi. Contohnya jika produk dijual dengan hak retur
atau adanya jumlah tertentu yang dijanjikan sebagai bonus kinerja terhadap pencapaian
tonggak tertentu.
Jika terdapat imbalan variabel, maka harga transaksi perlu diestimasi. Terdapat dua metode
estimasi berikut:
a. Nilai yang diharapkan, yaitu jumlah probabilitas-jumlah tertimbang dalam rentang
kemungkinan jumlah imbalan.
b. Jumlah yang paling mungkin adalah jumlah tunggal yang paling mungkin dalam rentang
kemungkinan jumlah imbalan. Jumlah yang paling mungkin dapat menjadi estimasi
yang sesuai dari jumlah imbalan variabel jika kontrak memiliki dua kemungkinan
hasil (sebagai contoh, suatu entitas mencapai bonus kinerja atau tidak).
Berikut adalah beberapa contoh imbalan variabel:
326 Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak Hak Cipta 2025 IKATAN AKUNTAN INDONESIA – Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 327

